Hantarkan Modest Fashion Indonesia Ke Arena Internasional, Kemendag Fokus Bangun Jejaring Dan Keterhubungan

AKURAT.CO Tahun 2023 menjadi momentum fokus jejaring (networking) dan keterhubungan (connectedness) bagi modest fashion Indonesia dengan terjun langsung dalam peta
fesyen internasional. Terkait dengan itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menghantarkan sejumlah jenama modest fashion Indonesia untuk tampil pada beberapa gelaran fesyen internasional, antara lain New York Fashion Week, London Fashion Week, dan Tradeshow pada Paris Fashion Week.
Hal tersebut disampaikan Suhanto dalam Parade 5 Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024, Jumat (20/10/2023).
Mengusung tema "Discover Indonesian Modest Fashion Excellence", JMFW 2024 dihelat pada 19-21 Oktober 2023 dan berdampingan (back to back) dengan pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38.
Baca Juga: Facebook Dan Instagram Urus Izin Social Commerce Di Indonesia, Kemendag: Enggak Boleh Transaksi
TEI 2023 digelar secara hibrida yakni secara langsung di luar jaringan pada 18-22 Oktober 2023 dan secara daring dengan konsep situs web interaktif berbasis katalog elektronik hingga 18 Desember 2023 di tautan https://tradexpoindonesia.com/.
"Kemendag telah menghantarkan sejumlah jenama modest fashion Indonesia untuk
tampil pada beberapa gelaran fesyen internasional. Langkah tersebut adalah bukti sinergi Kementerian Perdagangan bersama banyak pihak dalam rangka penguatan jejaring dan
keterhubungan," jelas Suhanto.
Suhanto menjelaskan, perkembangan modest fashion saat ini mengarah kepada gaya hidup. Tidak hanya bagi umat atau kepercayaan tertentu, tetapi lebih luas lagi, yaitu bagi pencinta fesyen secara universal.
Menurut Suhanto, Indonesia pasti bisa mengambil peluang ini. Indonesia memiliki beragam kearifan dan budaya lokal yang bisa menjadi inspirasi dan aset bagi para desainer untuk terus berkarya.
"Selain itu, peluang ini juga dapat diraih dengan kolaborasi dan penguatan ekosistem modest fashion Indonesia. Kita harus gotong royong mengakselerasi pertumbuhan industri modest fashion dalam negeri hingga akhirnya terwujud Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia," jelas Suhanto.
Baca Juga: Kemendag Belum Terima Pengajuan Izin Ecommerce Dari Tiktok
Secara keseluruhan, JMFW menampilkan rangkaian acara pagelaran busana, pameran dagang, serta penjajakan bisnis (business matching).
Pelaksanaan JMFW 2024 melibatkan berbagai pihak mulai dari kementerian/lembaga seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Kementerian Badan Usaha Milik Negara; Bank Indonesia; serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Tidak ketinggalan pihak swasta yang berperan sebagai sponsor, seperti Wardah, Mustika Ratu, APR, UBS, Bank Syariah Indonesia, Toyota, Tokopedia, Vivere, dan You-C 1000.
Parade 5 JMFW 2024 menampilkan koleksi modest fashion HiJacket, Dian Pelangi, Ryani, Ninos Design, Hijab Chic, dan Ria Miranda.
Ditampilkan pula binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kaelesha by Paradise x M.R.S Genuine Leather x HS Silver, Dannique x Alive Jewelry x Manggar Natural x Keewa, Sogan Batik Rejodani x Kemayu Jewellry x Diby Leather, dan Benanglusi x Joglo Ayu Tenan x Marie's Craft.
"Melalui peragaan tersebut, para desainer dan jenama modest fashion Indonesia dapat saling
memberikan motivasi untuk dapat menampilkan yang terbaik. Tidak hanya dari sisi desain, tapi juga kualitas produknya," ujar Suhanto.
Kementerian Perdagangan akan mendorong transaksi perdagangan dan kerja sama bisnis para jenama dan industri pendukung lainnya yang tampil di JMFW dengan para buyer di dalam dan luar negeri.
Salah satu strategi Kementerian Perdagangan adalah dengan mengoptimalisasi peran perwakilan perdagangan di luar negeri untuk mendatangkan buyer pada ajang JMFW 2024 ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









