Startup Besutan Hamish Daud Dikabarkan Nunggak Gaji Karyawan 5 Bulan

AKURAT.CO Startup Octopus dikabarkan telat membayar karyawannya hingga 5 bulan. Perusahaan startup daur ulang ssampah disebut belum membayar gaji para individu (yang terdiri dari berbagai kalangan seperti pemulung, satgas kebersihan, mahasiswa hingga ibu rumah tangga) yang menjemput kemasan bekas pengguna platform Octopus.
Mengutip akun IG @ecommurz, para karyawan bahkan melaporkan bahwa fasilitas dasar perusahaan seperti BPJS tidak bisa dikases dalam beberapa bulan belakangan. Hingga saat ini, perusahaan yang didirikan oleh Hamish Daud yang menjabat sebagai Chief Marketing Office (CMO) ini belum memberikan komenta apapun soal isu ini.
Pun dengan sang Chief Exetive Officer (CEO), Moehmad Ichsan selaku yang juga tidak merespons keluhan para pelestari di media sosial. Para pimpinan perusahaan malah terpantau mengupdate perjalanan liburan mereka ketimbang mengatasi isu ini.
Baca Juga: Gandeng Octopus, Xiaomi Indonesia Hadirkan Inisiatif Kelola Daur Ulang Sampah Elektronik
"Meski terus memperbarui konten pemasarannya secara online, Octopus dilaporkan mengurangi aktivitas operasional di beberapa kota secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya. Para pengguna Octopus melaporkan bahwa Octopus sejak beberapa bulan terakhir tak merespon untuk mengambil orderan dari pengguna," tulis akun IG @ecommurz dikutip Senin (25/12/2023).
Menurut sumber internal, masalah investasi dan manajemen keuangan menjadi pemicu isu keterlambatan pembayaran gaji karyawan.
Sontak isu ini mengundang banyak respons dari warganet. "Salah satu contoh bernisnis itu enggak bisa modal tenar doang," ketus akun IG @mechviator14
Tambahan informasi, Octopus adalah platform sirkular ekonomi yang membantu produsen untuk melacak dan mengumpulkan sampah bekas pakai agar tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Octopus saat ini beroperasi di beberapa wilayah di Indonesia seperti Makassar, Denpasar, Badung, Gianyar, Jakarta, Bandung, Cimahi, Bandung Barat, Bekasi, Tangerang Selatan, Depok, dan Kota Bogor.
Pada Juli 2022 lalu, perusahaan mengantongi pendanaan USD5 juta setara Rp75 miliar yang dipimpin oleh Openspace dan SOSV yang diikuti oleh investor global dan regional lain. Pendanaan baru ini menjadi sokongan modal bagi startup yang baru saja meresmikan peluncurannya di Jakarta.
Dana segar tersebut disebut akan digunakan untuk melakukan ekspansi secara agresif. Ekspansi tersebut mencakup pembangunan lima fasilitas pemilahan dan 1.700 pos pemeriksaan, yang disebut Octopoint, yang akan tersebar di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Bali dan Makassar.
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Viral Startup Octopus Hamish Daud Diduga Belum Bayarkan Gaji" , https://katadata.co.id/syahrizalsidik/digital/65894c053eaf4/viral-startup-octopus-hamish-daud-diduga-belum-bayarkan-gaji
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Syahrizal Sidik
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Viral Startup Octopus Hamish Daud Diduga Belum Bayarkan Gaji" , https://katadata.co.id/syahrizalsidik/digital/65894c053eaf4/viral-startup-octopus-hamish-daud-diduga-belum-bayarkan-gaji
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Syahrizal Sidik
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Viral Startup Octopus Hamish Daud Diduga Belum Bayarkan Gaji" , https://katadata.co.id/syahrizalsidik/digital/65894c053eaf4/viral-startup-octopus-hamish-daud-diduga-belum-bayarkan-gaji
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Syah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









