AKURAT.CO Terjadi kebakaran di PT Sulawesi Mining Investment (SMI) di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Jumat malam pukul 19.40 WITA.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto menerangkan kejadian semalam bukanlah ledakan, melainkan adanya kebakaran yang diduga dikarenakan luberan slag yang mengalami overload sehingga mengenai barang yang mudah terbakar di sekitarnya dan terjadilah kebakaran.
Dijelaskan, kejadian awal terjadi sekitar pukul 19.40 WITA dimana ada laporan dari operator crane bahwa ada asap tebal sehuingga ia melapor ke pengawas. Kemudian karyawan langsung dievakuasi dan 4 pemadam dikerahkan. Kurang lebih selama 30 menit kebakaran tersebut akhirnya bisa dipadamkan.
Baca Juga: Marak Kasus Kebakaran, Kemenaker Gelar Bulan K3 Nasional di Pabrik Smelter PTFI Gresik
"Tidak ada korban, dua operator crane saja yang sempat terkena asap tebal sehingga ada sedikit gangguan pernapasan. Kemudian ditangani tim medis di klinik satu, kemudian diobservasi sudah membaik kondisinya dan tadi malam juga sudah pulang ke tempat tinggalnya," ujar Suprianto dipantau secara daring, Sabtu (20/1/2024).
Diketahui, SMI sendiri merupakan pabrik smelter nikel yang berlokasi di Morowali, Sulteng, merupakan salah satu pabrik yang berada di Kawasan Industri Morowali Tsingshan yang baru diresmikan oleh Menperin Saleh Husin pada 5 Desember 2014 lalu dan merupakan salah satu kawasan dalam rencana kerja Presiden Jokowi.
Sebelumnya pada Desember 2023 juga terjadi ledakan di pabrik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) yang beroperasi di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah.
Saat itu, para pekerja sedang melakukan perbaikan dan pemasangan pelat pada bagian tungku. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan disebabkan oleh adanya cairan pemicu ledakan di bagian bawah tungku.
Kemudian kebakaran juga terjadi di pabrik smelter milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Kebakaran terjadi saat pekerja melakukan pekerjaan perbaikan di pabrik tersebut.
Berbagai instansi terkait seperti Kemenperin, Kemenaker dan Kemenko Marves pun sibuk melakukan inspeksi ke beberapa lokasi terjadinya kebakaran tersebut. Diduga, ada kelalaian dalam praktik K3 di perusahaan-perusahaan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









