Lewat Pelatihan Sabun Cuci, Masyarakat Harapakan Program Sat Set Ganjar-Mahfud Semua Bisa Kuliah

AKURAT.CO Dangsanak Sandi Gasan Ganjar-Mahfud menggelar pelatihan sabun cuci untuk masyarakat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (22/1/2024).
Hal menarik, di tengah-tengah pelatihan masyarakat menyampaikan harapannya untuk kemenangan Ganjar-Mahfud.
Sebab program semua bisa kuliah andalannya satu keluarga miskin, satu sarjana ini dapat segera diwujudkan.
Jainuddin Arsani peserta pelatihan sekaligus sebagai tulang punggung ekonomi keluarga menyambut senang program satu keluarga miskin satu sarjana. Ia pun menaruh harapan besar terhadap Ganjar-Mahfud untuk anak-anaknya bisa sekolah tinggi.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang: Duet Marselino dan Yakob Kembali Diandalkan
"Kami membutuhkan program yang digagas Ganjar-Mahfud, dengan demikian sangat mengharapkan terpilihnya beliau dapat mempercepat kesejahteraan rakyat," kata Jainuddin.
Jainuddin yang mempunyai penghasilan sehari-hari, hanya cukup untuk kebutuhan pokok. Seperti membeli sayuran untuk dimasak dan keperluan rumah tangga.
"Saya memiliki pendapatan yang sangat kecil, susah untuk mensekolahkan tinggi. Akhirnya anak saya memilih kerja dari pada kuliah," tutur Jainuddin.
Jainuddin dan pihaknya mendukung penuh Ganjar-Mahfud dalam pemilihan presiden, karena memberikan program terbaik.
Baca Juga: Modernisasi 41 Kapal TNI, Prabowo: Kekuatan Maritim Indonesia Akan Diperhitungkan
Ketua Acara Laili Masruri menuturkan antusiasme peserta sangat luar biasa. Hal ini dilihat dari harapan mereka untuk Ganjar-Mahfud menjadi pemimpin negara di 2024.
"Kami semua bersama-sama ingin memenangkan Ganjar-Mahfud untuk mewujudkan Indonesia terampil dan berdaya," jelas Laili.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








