Prospek Pertumbuhan Ekonomi RI Cerah, Pengamat Sebut Sektor Properti Bisa Booming di 2025

AKURAT.CO Senior Associate Director Colliers Indonesia, Ferry Salanto, memberikan analisis mendalam tentang tren terkini di pasar properti Indonesia.
Menurutnya, meski beberapa subsegmen properti seperti perkantoran dan apartemen saat ini masih recovery atau beranjak naik, namun beberapa juga sudah melewato recovery dan menuju peak seperti hotel, industrial (termasuk pergudangan dan data center).
Ferry berpandangan perumahan saat ini hampir melewati masa recovery, di mana rumah tapak atau residensial bisa menuju era boom mulai tahun 2025.
Baca Juga: Tekan Backlog, Misbakhun: Banyak Dana Murah Bisa Digeser ke BTN
"Karena berdasarkan assessment yang kami lakukan, PDD atau pertumbuhan ekonomi dan properti komersial itu korelasinya sangat tinggi. Sehingga jika memang dikatakan ekonomi tahun ini bisa tumbuh 5,2 persen ini bisa menjadi landasan bagi sektor properti," ujarnya di sela Webinar bertajuk acara Property Outlook 2024: Prospek Pembiayaan Perumahan di Tahun Politik yang diadakan BTN dan Akurat.co, Selasa (26/2/2024).
Ferry menyoroti berbagai aspek yang memengaruhi dinamika pasar properti, mulai dari siklusnya hingga dampak pandemi. "Sejak tahun 2013, kita telah melihat gangguan dalam siklus properti, terutama selama tiga tahun terakhir yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti Covid-19," ungkap Ferry.
Ditambahkan, sektor properti residensial mencakup beragam subsektor, termasuk rumah, apartemen, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Meskipun ada perubahan dalam dinamika pasar, Ferry menekankan pentingnya memahami pola siklus properti untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
"Ada beberapa indikator yang menunjukkan pemulihan dalam beberapa sektor, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi," tambahnya.
Selain itu, ia mengingat dampak pandemi Covid-19 terhadap pasar properti yang menyebabkan gangguan yang signifikan, terutama sektor perkantoran dan apartemen. "Namun, kami melihat adanya tanda-tanda perlahan pemulihan, terutama seiring dengan peningkatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi secara global," ungkapnya.
Dengan berbagai perubahan dan tantangan yang dihadapi oleh pasar properti, ia berharap para pelaku pasar tepat dalam membuat keputusan investasi yang cerdas ke depan. "Kami berharap untuk melihat pertumbuhan yang lebih positif di masa mendatang, dengan asumsi asumsi pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inflasi yang terkendali," ujar Ferry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








