Akurat
Pemprov Sumsel

Pimpin Pertemuan ASEAN JSC EEE ke-37, Kemendag Kawal Kepentingan Nasional untuk Produk Kelistrikan dan Elektronika

Arief Rachman | 8 Maret 2024, 01:00 WIB
Pimpin Pertemuan ASEAN JSC EEE ke-37, Kemendag Kawal Kepentingan Nasional untuk Produk Kelistrikan dan Elektronika

AKURAT.CO Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku usaha ekspor dan Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) termasuk untuk produk kelistrikan dan elektronika. Dengan begitu, segala kebutuhan dapat diakomodasi dengan cepat dan tepat sasaran.

Demikian disampaikan Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Matheus Hendro Purnomo pada pertemuan dengan delegasi Indonesia dalam kegiatan Joint Sectoral Committee for Electrical and Electronic Equipment (JSC EEE) ke-37 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/3/2024).

“Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terus mendukung pelaku usaha ekspor dan LPK
termasuk untuk produk kelistrikan dan elektronika. Kementerian Perdagangan akan memastikan seluruh kepentingan nasional dapat diakomodasi dalam forum ini melalui pelibatan kementerian/lembaga, LPK, dan pelaku usaha dalam setiap penyusunan posisi,” terang Hendro.

Baca Juga: Pesawat MH370 Masih Jadi Misteri Penerbangan yang Belum Terpecahkan hingga 10 Tahun Berlalu

Dalam pertemuan JSC EEE kali ini, Kementerian Perdagangan mengawal kepentingan nasional
dalam pembahasan mengenai keberterimaan produk kelistrikan dan elektronika di ASEAN melalui perjanjian ASEAN Sectoral Mutual Recognition Arrangement for Electrical and Electronic Equipment (ASEAN EE MRA) dan ASEAN Harmonized Electrical and Electronic Equipment
Regulatory Regime (AHEEERR).

Hendro menekankan pentingnya untuk seluruh pemangku kepentingan dan pihak terkait
memanfaatkan peluang yang tercipta dari perjanjian tersebut.

“Perjanjian ini berdampak pada turunnya biaya karena penghapusan pengujian ulang di negara tujuan ekspor, penurunan risiko ekspor ulang, pemusnahan produk sebagai akibat ketidaksesuaian mutu produk, serta meningkatnya kepercayaan terhadap mutu produk kelistrikan dan elektronika. Hasil penilaian kesesuaian LPK dalam negeri merupakan peluang yang harus ditangkap para pelaku usaha dan LPK nasional,” urai Hendro.

Baca Juga: Hasto Tanggapi Isu Jokowi Gabung Golkar: Gegara 3 Periode Tak Dipenuhi PDIP

JSC EEE merupakan salah satu product working group di bawah ASEAN Consultative Committee on Standards and Quality (ACCSQ) yang diberikan mandat untuk mengawasi dan memastikan
implementasi AASEAN EE MRA dan AHEEERR sebagai aturan dasar untuk pasar tunggal produk peralatan kelistrikan dan elektronika di ASEAN dapat berjalan dengan baik.

Pertemuan JSC EEE ke-37 dilaksanakan secara hibrida pada 5-6 Maret 2024 dan dihadiri oleh sepuluh negara ASEAN dan Sekretariat ASEAN. Pada pertemuan ini, Indonesia memimpin pertemuan selaku chairman.

Turut hadir sebagai delegasi Indonesia perwakilan dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, dan Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia (ALSI).

Baca Juga: Hadiri Konferensi Internasional Regulasi Teknologi, Wamendag: Kemajuan Teknologi dan Perekonomian Harus Berdampingan

Beberapa isu yang dibahas di antaranya mengenai pembaruan edisi standar yang diharmonisasi di ASEAN dan rencana kerja sama dengan mitra untuk peningkatan kompetensi regulator dan LPK
produk kelistrikan dan elektronika.

Pada 2024, pertemuan JSC EEE akan dilaksanakan dua kali yang selanjutnya akan dilaksanakan pada September 2024 secara luring di Thailand.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.