Kebut 12 Proyek IKN, Waskita (WSKT) Capai Kemajuan 16 Persen

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah berhasil menuntaskan dua dari dua belas proyek yang sedang dikerjakan dalam rangka pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satunya adalah proyek Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, yang telah membantu meningkatkan konektivitas jalan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Menurut SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita, proyek Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, yang membentang sepanjang 4,45 km, telah selesai dengan sukses.
Baca Juga: Bappenas Sebut Kemajuan IKN Sudah 80,8 Persen, Ungkap Kepemilikan Tanah Diperbolehkan
"Dengan selesainya pekerjaan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 ini, dukungan konektivitas jalan menuju KIPP IKN telah terpenuhi," ungkap Ermy dalam keterangan tertulis, Selasa (7/5/2024).
Selain itu, proyek Multi-Utility Tunnel -01 (MUT), atau terowongan multi utilitas yang berada di bawah tanah, juga telah berhasil diselesaikan secara keseluruhan.
"Terowongan ini dibangun di bawah permukaan tanah dan jalanan kota di mana semua kabel listrik, pipa-pipa, atau jaringan optik dikumpulkan. Dengan begitu, IKN bebas dari kabel dan jaringan yang bergelantungan atau ditanamkan di tanah yang tidak tertata dengan baik," tambahnya.
Pembangunan IKN tidak hanya mengedepankan aspek infrastruktur, namun juga memperhatikan keberlanjutan ekosistem alam.
Konsep "Future Smart Forest City of Indonesia" menjadi landasan pembangunan, dengan lebih dari 75% kawasan IKN dijadikan ruang hijau, sementara 25% sisanya akan digunakan untuk pembangunan.
Saat ini, Waskita Karya tengah mengerjakan 12 proyek IKN dengan total nilai kontrak mencapai Rp13,6 triliun, dengan porsi Waskita sendiri sebesar Rp7,5 triliun.
Per tanggal 2 Mei 2024, progres pembangunan proyek IKN Waskita telah mengalami percepatan signifikan dibandingkan dengan bulan Januari sebelumnya.
Beberapa proyek telah mencapai tahap penyelesaian yang signifikan, seperti Saluran Utilitas Terpadu (MUT)-01 dan Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4 yang telah mencapai 100% kemajuan.
Kemudian, Ermy menegaskan bahwa Waskita Karya Perusahaan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya penting secara fisik, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.
Mereka menyoroti peran vital jalan tol sebagai jaringan konektivitas yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan industri. "Selain itu, pembangunan infrastruktur juga dapat memicu berkembangnya kawasan ekonomi baru," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







