PKPU, Pembayaran Gaji Karyawan Indofarma (INAF) Kian Tertunda

AKURAT.CO Pembayaran gaji karyawan PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tertunda akibat perusahaan tengah menjalani proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Langkah PKPU ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk merestrukturisasi utangnya dan memulihkan kondisi keuangannya, sehingga pembayaran gaji karyawan dapat kembali normal dan operasional perusahaan dapat berjalan dengan lebih stabil.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo mengungkap, setelah proses PKPU, jumlah gaji karyawan yang belum dibayarkan akan dihitung ulang dan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: BUMN Farmasi Indofarma Buka Lowongan, Berikut Posisi dan Persyaratannya!
"Gaji karyawan yang belum dibayarkan saya enggak hafal, tapi kita lagi proses PKPU dan setelah itu, kita hitung ulang berapa kebutuhannya untuk pegawai," terang Tiko, sapaan akrab kartika, dikutip Kamis (23/5/2024).
Penundaan pembayaran gaji ini telah mempengaruhi gaji karyawan periode Maret 2024, yang hingga saat ini belum dibayarkan karena masalah finansial yang dihadapi perusahaan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Investigasi terkait pengelolaan keuangan PT Indofarma (Persero) Tbk kepada Kejaksaan Agung.
Laporan ini merupakan langkah penting dalam mengungkap penyebab krisis keuangan yang melanda perusahaan farmasi milik negara tersebut.
Dalam LHP tersebut, BPK menguraikan berbagai temuan yang mengindikasikan adanya penyimpangan dan praktik yang tidak sesuai dengan regulasi keuangan yang berlaku, yang berkontribusi pada kerugian negara sebesar Rp371,83 miliar.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan kesiapannya untuk membawa kasus ini ke Kejaksaan Agung jika ditemukan indikasi penyelewengan. "Jika ada bukti penyelewengan dalam pengelolaan keuangan Indofarma, kami akan mengambil tindakan tegas dan membawa kasus ini ke ranah hukum," ujarnya.
Sementara itu, pihak Indofarma mengimbau karyawan untuk bersabar dan mengikuti perkembangan informasi terbaru dari perusahaan. Manajemen Indofarma mengklaim pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin dan memastikan hak-hak karyawan tetap terpenuhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









