Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Nilai Tambah, Kemenperin Dorong Pelaku Industri Untuk Inovasi

AKURAT.CO Dalam upaya meningkatkan daya saing industri dalam negeri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menegaskan pentingnya kolaborasi dengan teknologi 4.0 sebagai strategi utama.
Menurut Direktur Industri Kecil Menengah, Elektronika, dan Alat Angkut (IKM LMEA), Ir. Dini Hanggandari, M.Si, transformasi teknologi bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga kunci dalam memenuhi tuntutan pasar global yang semakin kompleks. Sebagai bagian dari Sustainable Development Goals, inovasi industri dan infrastruktur menjadi fokus utama untuk menciptakan industri yang inklusif dan berkelanjutan.
"Implementasi inovasi bukan hanya soal mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan nilai tambah yang signifikan dalam proses bisnis," ujar Ir. Dini Hanggandari dalam acara Seminar Startup4Industry dan meresmikan Tech Link Summit 2024, Jakarta, Jumat (21/6/2024).
Baca Juga: Ini Tujuan Kemenperin Gelar Tech Link Summit 2024
Dalam diskusi yang dihadiri oleh berbagai perusahaan dan asosiasi industri, peserta didorong untuk aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan spesifik dan potensi solusi yang mendalam. "Kami telah melihat dampak positif dari program-program yang sudah berjalan sejak tahun 2018, termasuk pembinaan bagi 120 finalis yang berhasil memenuhi standar industri," tambahnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa tahun 2024 akan menjadi momentum penting bagi industri untuk mengeksplorasi dan mengadopsi inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. "Kami berharap agar kegiatan ini dapat menjadi akselerator bagi transformasi teknologi di perusahaan-perusahaan," ungkapnya.
Sebagai langkah awal, Kemenperin bersama IKM LMEA berkomitmen untuk menggelar agenda tahunan, termasuk perhelatan besar seperti Hari Teknologi Nasional bulan Juli mendatang. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pemimpin perusahaan yang telah turut serta, dan kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak positif yang besar bagi industri kita," pungkasnya.
Dengan semangat untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, industri dalam negeri diharapkan mampu bersaing secara global dan memperkuat posisinya dalam pasar internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









