Dany Amrul Ichdan Apresiasi Human Capital Summit 2025: Transisi Energi Butuh SDM Unggul

AKURAT.CO Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichan, mengapresiasi langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meluncurkan Human Capital Summit 2025 pada Kamis, 26 September 2024.
Dany Amrul mengatakan, dalam menghadapi transisi energi, diperlukan orkestrasi antar pemangku kepentingan, baik dalam mempersiapkan kesiapan jumlah tenaga kerja maupun dalam memetakan hasil yang dibutuhkan.
Menurutnya, Human Capital Summit 2025 yang diluncurkan oleh Kementerian ESDM akan merumuskan kebutuhan jumlah SDM ahli hijau serta melakukan pemetaan green jobs accopation dalam lingkung energi baru dan terbarukan.
Baca Juga: Rano Karno Blusukan ke Chinatown Market: Perkuat Semangat Kebersamaan di Jakarta Kosmopolitan
"Tidak hanya ahli-ahli di bidang teknis pembangkit energi nonkonvensional, tetapi juga ahli di bidang pengelolaan waste, mine tailings hingga automasi yang dapat memonitor dan meminimalisir emisi untuk menuju net zero carbon emission," ujar Dany Amrul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/9/2024).
Dia menambahkan, dalam upaya percepatan transformasi green collar workforce tersebut, riset dan pendidikan tinggi punya peranan yang cukup penting.
Meski demikian, green collar workforce juga mesti didukung oleh pertumbuhan ekosistem agar tidak hanya menghasilkan ahli-ahli namun juga menstimulasi tumbuhnya organisasi yang bisa menyediakan rekrutmen green collar workforce.
"Diharapkan rangkaian acara HC Summit yang diadakan oleh BPSDM KESDM ini akan menghasilkan strategic value creation dengan solusi konkrit sehingga dapat lahir Kebijakan untuk mendukung energi Baru Terbarukan, bukan Launching Baru Terbarukan," tuturnya.
Baca Juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Pembubaran Paksa Diskusi Kebangsaan di Hotel Grand Kemang
Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menjelaskan, Human Capital Summit 2025 ini dilakukan karena saat ini Indonesia tengah melakukan proses transisi energi yang membutuhkan sumber daya manusia kompeten untuk mewujudkan hal tersebut.
"Rencana dan program transisi energi kita banyak dan beragam. Tidak sedikit tantangan yang akan dihadapi, tetapi juga banyak peluang yang harus kita tangkap," kata dia.
"Transisi energi diharapkan akan membuka lapangan kerja baru ke depan. Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan kualifikasi dan kompetensi SDM yang dibutuhkan untuk mendukung program transisi energi dan target Net Zero Emission pada 2060," lanjutnya.
Dadan menyebut, Human Capital Summit ini bertujuan untuk menyusun dokumen policy framework yang akan menjadi panduan dalam pengembangan SDM di sektor energi.
Baca Juga: Fitur 'Eye Tracking' di iOS 18 Viral di TikTok, Ini Cara Mengaktifkannya
Policy framework ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas dan strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan, sekaligus mentransformasi tenaga kerja yang lebih berorientasi lingkungan (green collar workforce), sehingga mendukung transisi energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








