Menteri BUMN Sinergi dengan Menperkim Dukung Target 3 Juta Rumah
Hefriday | 8 November 2024, 19:41 WIB

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyambut kedatangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman atau Menperkim, Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, di kantor Kementerian BUMN pada Kamis (7/11/2024) malam.
Pertemuan ini menegaskan komitmen keduanya dalam mendukung program pembangunan tiga juta unit rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Erick Thohir mengungkapkan, pihaknya akan memetakan aset-aset BUMN yang dapat digunakan untuk perumahan rakyat dan perumahan menengah.
“Kita punya kesepakatan akan memetakan seluruh aset BUMN, khususnya yang berpotensi untuk perumahan rakyat serta perumahan menengah,” kata Erick.
Erick menambahkan bahwa Kementerian BUMN serta perusahaan-perusahaan di bawah naungan BUMN siap mendukung penuh langkah-langkah yang akan ditempuh Maruarar untuk menyediakan hunian yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Salah satu skema yang tengah diupayakan adalah perpanjangan tenor kredit rumah hingga 30 tahun, yang diharapkan dapat meringankan cicilan bagi masyarakat dengan anggaran terbatas.
“Dengan tenor kredit hingga 30 tahun, masyarakat dapat membayar cicilan rumah dengan lebih terjangkau, sehingga mereka memiliki alokasi anggaran lebih yang dapat meningkatkan daya beli,” tambahnya.
BUMN sendiri, menurut Erick, telah memiliki contoh sukses dalam pengembangan hunian terintegrasi dengan transportasi umum (Transit-Oriented Development/TOD) di 8 lokasi.
Hunian tersebut terwujud melalui sinergi antar-BUMN, seperti kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Perum Perumnas, dan Bank Tabungan Negara (BTN). Erick menyebut, salah satu rencana 100 hari mereka adalah mengusulkan kepada Presiden Prabowo untuk mendirikan TOD terbaru dengan kapasitas hingga 900 unit.
Di sisi lain, Maruarar Sirait menyatakan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat. Ia pun menyambut positif dukungan penuh dari Erick dan BUMN.
“Penyediaan rumah bagi masyarakat adalah upaya bersama. Kami sangat terbantu oleh dukungan dari BUMN, termasuk dalam sinergi dengan BTN,” ujar Ara.
Maruarar juga menyampaikan, pihaknya telah mendapatkan dukungan berupa lahan dari berbagai pihak, termasuk 1.000 hektare dari Kejaksaan di Banten, serta dukungan tanah dari Kementerian ATR di Mojokerto seluas 150 hektare dan di Tangerang sekitar 7 hektare.
Ara pun berencana melakukan pertemuan dengan direksi BTN untuk merumuskan gebrakan baru dalam sektor pembiayaan perumahan.
Menurut Ara, 3 faktor utama yang menjadi fokus dalam penyediaan rumah rakyat adalah harga tanah yang terjangkau, efisiensi bahan bangunan, dan insentif. Ia berharap dukungan dari seluruh pihak demi mewujudkan tujuan mulia ini.
“Kami memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah upaya kolektif, sesuai semangat ‘super tim’ yang selalu digaungkan oleh Pak Prabowo,” ujar Ara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








