Pelindo Sambut Nataru 2025, Penumpang Ditaksir Naik 12 Persen

AKURAT.CO Pelindo (Persero) mengumumkan kesiapan menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 dengan berbagai langkah strategis. Sebagai penyedia layanan pelabuhan terbesar di Indonesia, Pelindo mengoperasikan 63 terminal penumpang yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (persero), Arif Suhartono, menjelaskan bahwa periode Nataru merupakan salah satu momen tersibuk dalam setahun.
"Kami memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah penumpang hingga 12%, dari 1,9 juta orang pada tahun lalu menjadi 2,1 juta orang pada tahun ini. Peningkatan ini juga dipicu oleh bertambahnya panjang jalan tol di Sumatera, yang mempermudah akses darat menuju pelabuhan," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (19/12/2024).
Baca Juga: Pelindo Luncurkan Program Kolaborasi TJSL Pelita Warna di Rutan Pondok Bambu
Fokus utama Pelindo adalah kelancaran arus di rute-rute utama seperti Merak-Bakauheni. Untuk mendukung hal ini, Pelindo telah menyiapkan Pelabuhan Ciwandan sebagai fasilitas cadangan. "Ciwandan telah kami gunakan selama tiga tahun terakhir untuk mengurangi kepadatan di Merak-Bakauheni, khususnya selama puncak arus mudik dan balik," tambah arif.
Selain itu, Pelindo telah melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas di berbagai terminal penumpang. Tahun ini, terminal di Ternate, Banjarmasin, dan Sorong telah selesai diperbaiki.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menyamakan standar fasilitas di terminal wilayah Timur dengan wilayah Barat. Tahun depan, terminal di Ambon, Makassar, dan Surabaya juga dijadwalkan mendapatkan peningkatan serupa.
Arif juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk TNI/Polri, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. "Kami menambah personel keamanan dan operasional selama masa Nataru. Bahkan, karyawan di level manajerial tidak diizinkan cuti selama periode ini untuk memastikan operasional berjalan lancar," jelasnya.
Pelindo juga mengantisipasi lonjakan penumpang di beberapa pelabuhan strategis seperti Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Balikpapan, dan Tanjung Perak. Namun, untuk periode Nataru, pelabuhan-pelabuhan di wilayah Timur seperti Kupang, Manado, Jayapura, dan Kendari menjadi titik fokus karena tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Demi kenyamanan pengguna jasa, Pelindo menambahkan fasilitas sementara seperti tenda dan tempat duduk tambahan di pelabuhan yang diprediksi akan padat. Pengamanan ekstra dan tenaga bantuan dari kantor pusat juga diterjunkan ke lapangan untuk mendukung operasional di titik-titik kritis.
Tidak hanya itu, Pelindo juga telah menyiapkan langkah mitigasi cuaca ekstrem. "BMKG memprediksi kondisi cuaca yang menantang hingga awal Januari. Kami berkoordinasi secara intensif untuk memastikan jadwal pelayaran tidak terganggu dan keselamatan tetap terjaga," ungkapnya.
Dengan berbagai persiapan ini, Pelindo berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lancar dan nyaman bagi masyarakat. "Sebagai perusahaan BUMN, kami mengemban tugas penting untuk melayani masyarakat. Nataru adalah momen untuk membuktikan komitmen kami terhadap pelayanan publik," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







