Harga BBM RI Bisa Turun Jika Wacana Impor Minyak dari Rusia Terealisasi
Camelia Rosa | 13 Januari 2025, 21:37 WIB

AKURAT.CO Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berpotensi akan mengalami penurunan apabila wacana Indonesia mengimpor minyak mentah dari Rusia terwujud.
Demikian diungkapkan oleh Pengamat ekonomi energi Universitas Padjajaran Yayan Satyaki. Sehingga menurutnya, hal ini tentunya akan mengurangi beban dalam realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebagaimana diketahui, asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2025 ditetapkan sebesar USD80 sampai USD85 per barel. "Betul. Akan mengurangi beban realisasi APBN," jelasnya ketika dihubungi Akurat.co, Senin (13/1/2025).
Dalam kesempatan ini, Yayan juga mengungkapkan dampak positif wacana impor minyak ini yaitu kemungkinan RI mendapatkan harga yang lebih murah sekitar 20 hingga 30% dibandingkan harga pasar internasional.
"Jika harga Minyak Mentah itu turun, sebagai Raw Material Kilang Minyak di kita, mungkin harus ada semacam investasi untuk menerima kilang minyak di Indonesia apakah sama atau tidak dengan Bahan Minyak Mentah dari Timur Tengah Ini mungkin ada adjustment dari sisi teknologi untuk Kilang Minyak," tutur Yayan.
"Nah, jika teknologi-nya sudah Ok, sudah pasti dengan biaya bahan utama minyak mentah yang lebih murah maka di proses di Indonesia oleh Pertamina, pasti harga jualnya akan lebih murah," lanjutnya menambahkan.
Kendati demikian Yayan juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap Rusia yang akan memakai hasil penjualan minyak tersebut untuk membiayai perang dengan Ukraina.
"Kita ketahui bahwa jika hal ini dilakukan oleh Presiden Prabowo akan memberikan dampak terhadap citra Presiden Prabowo sendiri yang rentan dengan Hak Asasi Manusia (HAM)," tuturnya.
Yayan juga mengkhawatirkan adanya tekanan barat terhadap Indonesia selain melalui geopolitik. Namun ke fundamental ekonomi Indonesia seperti ke sistem keuangan. "Contohnya tekanan dollar terhadap rupiah mirip seperti kondisi tahun 1998," tukas Yayan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








