Gara-gara Pengembang Nakal, 120 Ribu Rumah KPR BTN Tak Kantongi Sertifikat
Camelia Rosa | 21 Januari 2025, 21:27 WIB

AKURAT.CO Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitulu mencatat sebanyak 120 ribu rumah dengan sistem pembayaran KPR belum memiliki sertifikat pada 2019 lalu.
"Ada yang developer raib, ada yang masih ada sudah tidak tanggung jawab dan sebagainya," jelas Nixon dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Nixon menyebutkan, sejak 2019 perseroan telah menyelesaikan 80 ribu sertifikat yang tidak jelas tersebut dengan menggunakan dana pribadi BTN. "Nah sisa yang harus kami selesaikan sampai hari ini masih ada 38.144 sertifikat yang melibatkan masih 4.000 projeck rumah," urainya.
Nixon berharap, pada tahun ini perseroan bisa menyelesaikan kurang lebih 15.000 sertifikat. Ia juga menjanjikan angka yang sama pada 2026. "Sehingga di tahun 2027 akhir, sisa-sisa ini kelar. Kenapa ada yang cukup lama teman-teman pasti nanya, karena memang ada yang sengketa hukum juga. Jadi ada double sertifikat, induknya, kemudian segala macam," urainya.
"Nah ini case ini terjadi pada umumnya adalah di developer-developer yang tidak bertanggung jawab atau ada kerjasama dengan notaris yang juga bermasalah," lanjut Nixon.
Nixon menuturkan, perseroan juga melibatkan aparat penegak hukum dan melakukan beragam perbaikan untuk mengatasi developer dan notaris nakal ini. "Selain memprofile, kami juga melakukan selain merating developer sekarang kemudian juga kami juga mendaftar ulang seluruh notaris. Ini gak cuma developer, notaris juga sudah kami bagi kelasnya," terangnya.
Nixon menambahkan, BTN juga melakukan langkah hukum dengan membuka layanan pengaduan sertifikat dengan mengakses ke nomor 1500286.
"Selanjutnya kita juga berharap kedepannya yang paling penting Pak Menteri, dengan bisnis model baru di BTN memisahkan bisnis, risk, dan operations kejadian-kejadian ini semoga tidak berulang. Siapa yang bisa kami kasih relaksasi? Hanya developer yang disiplin, yang masuk kategori platinum dan gold. Selebihnya kita akan sesuai dengan aturan yang ada di kita," tukas Nixon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk









