Polemik LPG 3 Kg, Menteri Bahlil: Saya Jamin Barang Enggak Langka
Camelia Rosa | 3 Februari 2025, 14:32 WIB

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia buka suara perihal kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg yang saat ini sedang terjadi di masyarakat.
Ia memastikan bahwa tidak ada pembatasan kuota atau pengurangan subsidi lantaran volume impor gas melon ini tetap sama dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, jumlah subsidi yang diberikan pemerintah juga tidak mengalami perubahan.
"LPG ini tidak ada kuota yang dibatasi. Impor kita sama. Bulan lalu dan bulan sekarang, atau 3-4 bulan lalu, sama aja, nggak ada. Subsidinya pun nggak ada yang dipangkas, tetap sama," ujarnya dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2024 di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Oleh karena itu, meski isu ini viral, Bahlil menegaskan pasokan LPG 3 Kg ini tetap tersedia dan tidak mengalami kekurangan. Walau diakuinya, perubahan dalam sistem distribusi menyebabkan jarak tempuh masyarakat untuk memperoleh gas mesin ini menjadi lebih jauh dibandingkan sebelumnya.
"Barang enggak ada langka, saya jamin. Saya jamin enggak ada langka, cuma persoalannya dari 100 meter, sekarang mungkin jauh lebih dari itu ngambilnya. Tapi mungkin biaya transportasinya sedikit yang harus ditambah nih," tuturnya.
Bahlil pun menyadari bahwa perubahan kebijakan distribusi LPG 3 kg ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat. Apalagi bagi mereka yang sebelumnya terbiasa membeli gas melon ini dengan akses yang lebih mudah.
Bahlil pun meminta masyarakat untuk memberikan waktu kepada pemerintah dalam menyelesaikan penataan distribusi tersebut. "Tapi bapak ibu semua, saudara-saudara saya dimanapun berada, mohon kasih kami waktu sedikit saja. Kami selesaikan ini," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, isu ini berawal dari agen resmi PT Pertamina (Persero) yang tidak lagi diperbolehkan menjual LPG 3 Kg kepada para pengecer mulai 1 Februari 2025.
Oleh karena itu, masyarakat kini hanya bisa membeli LPG 3 KG tersebut dipangkalan resmi Pertamina. Pemerintah mengungkapkan, kebijakan ini untuk memastikan agar distribusi gas melon bisa lebih tepat sasaran karena rantai distribusi yang lebih pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









