Antam Masuk 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Versi Majalah TIME

AKURAT.CO PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM berhasil meraih prestasi internasional dengan masuk dalam daftar The Asia-Pacific’s Best Companies of 2025 yang dirilis oleh Majalah TIME dan Statista.
Penghargaan ini menempatkan ANTAM sebagai salah satu dari 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia-Pasifik berdasarkan penilaian terhadap pertumbuhan pendapatan, kepuasan karyawan, serta komitmen dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance – ESG).
Direktur Utama ANTAM, Nico Kanter mengatakan, pencapaian ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan (good mining practices) serta standar ESG yang tinggi.
Baca Juga: Freeport Indonesia Kirim Perdana Emas Batangan ke ANTAM 125 Kg atau Senilai Rp207 Miliar
"Menjalankan bisnis secara optimal dengan mengedepankan keberlanjutan adalah kewajiban kami sebagai pengelola sumber daya mineral. ANTAM secara konsisten berupaya meningkatkan nilai tambah seluruh komoditas inti guna memberikan manfaat maksimal bagi para pemangku kepentingan," ujar Nico dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).
Dijelaskannya, xapaian ini selaras dengan kinerja produksi dan penjualan ANTAM sepanjang 2024 yang mencatatkan rekor baru.
Volume penjualan emas perusahaan mencapai 43.776 kg (1.407.431 troy oz), meningkat 68% dibandingkan 2023.
Di sektor nikel, ANTAM membukukan produksi bijih nikel sebesar 9,94 juta wet metric ton (wmt) dengan volume penjualan mencapai 8,35 juta wmt.
Sementara untuk komoditas bauksit, produksi mencapai 1,33 juta wmt dengan volume penjualan 736.188 wmt.
"Keberhasilan ini adalah hasil dari strategi bisnis yang terdiversifikasi dan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun global. Kami yakin capaian ini akan semakin memperkuat kinerja keuangan ANTAM ke depan," tambah Nico.
Memasuki 2025, ANTAM berkomitmen untuk memperkuat posisi di pasar domestik, menyelesaikan proyek strategis, serta meningkatkan penerapan ESG di seluruh lini bisnisnya.
"Tahun ini, ANTAM akan fokus menyelesaikan proyek strategis seperti Pengembangan Ekosistem EV Battery Indonesia dan Penyelesaian Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah. Kami juga terus memperkuat pasar domestik guna mendukung hilirisasi dan industrialisasi mineral di Indonesia," jelas Nico.
Dalam aspek keberlanjutan, ANTAM terus melakukan berbagai upaya dekarbonisasi guna menekan emisi karbon.
Salah satu inisiatif yang telah dilakukan adalah pemasangan Grid PLN di Pabrik Feronikel di Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk meningkatkan penggunaan energi ramah lingkungan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen ANTAM dalam mengurangi emisi karbon serta mendukung target net zero emission.
"Kami terus berupaya untuk mengurangi emisi karbon dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami kepada lingkungan dan masyarakat," kata Nico.
Sebagai informasi, dalam daftar The Asia-Pacific’s Best Companies of 2025, ANTAM menduduki peringkat 441 dengan skor keseluruhan 74,63. Penilaian ini dilakukan melalui analisis komprehensif yang mencakup pertumbuhan pendapatan, kepuasan karyawan, dan kinerja ESG.
Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi ANTAM sebagai salah satu perusahaan pertambangan terbaik di kawasan Asia-Pasifik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







