Ekspor Batu Bara RI Melorot di Maret 2025, Ini Kata Dirjen Minerba

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja ekspor batu bara pada Maret 2025 sebesar USD1,97 miliar.
Realisasi tersebut mengalami penurunan 5,54% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat USD2,08 miliar.
Merespon hal itu, Direktur Jenderal Minerba dan Batu Bara (Dirjen Minerba), Tri Winano mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji penyebab penurunan ekspor tersebut.
Baca Juga: RI Selalu Surplus Dagang dengan AS Selama Satu Dekade, Tembus USD4,32 Miliar di Maret 2025
Namun demikian dirinya menilai bahwa turunnya ekspor batu bara pada Maret 2025 ini tidak terlalu lebar.
"Jangan ngomong rontok, turun kali. Kalau rontok itu dari 100 menjadi 25 persen. Nah itu, rontok," jelasnya dikutip, Selasa (22/4/2025).
Dijelaskan Tri, pihaknya akan mempelajari penyebab dari menurunnya capaian ekspor batu bara selama Maret 2025 tersebut.
"Ya nanti kita ini, kita lihat seperti apa, apa masalahnya," tutup Tri.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala BPS Amalia Adininggar mengungkapkan nilai ekspor batu bara turun 5,54% secara bulanan dan menurun 23,14% secara tahunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








