MIND ID Siap Dorong Indonesia Jadi Pemain Kunci Industri EV Global

AKURAT.CO Holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID, menegaskan komitmennya untuk mendukung Indonesia memenangkan kompetisi pembentukan ekosistem industri kendaraan listrik (EV) global.
Melalui strategi hilirisasi mineral yang progresif, MIND ID siap menjadi garda terdepan dalam memasok kebutuhan industri ekosistem EV guna menjawab permintaan pasar yang terus meningkat.
Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan EV adalah ruang pasar baru yang penuh potensi. Banyak negara tengah berlomba-lomba untuk menembus pasar ini.
Baca Juga: Perkuat Hilirisasi, MIND ID Dukung Pembentukan Ekosistem Industri EV
Namun, Indonesia memiliki kekuatan yang sangat fundamental kekayaan sumber daya alam dan kemampuan hilirisasi yang solid. Kami yakin Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam rantai pasok ekosistem EV global.
"MIND ID bersama seluruh Anggota Grup akan terus memaksimalkan kapasitas dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar potensi besar ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan bangsa," jelasnya, dikutip Minggu (22/6/2025).
Dany menjelaskan sebagai bentuk nyata dari komitmen hilirisasi, Grup MIND ID secara konsisten merealisasikan proyek-proyek strategis yang menghasilkan bahan baku mineral penting untuk industri turunan EV.
Pertama, Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), Mempawah, Kalimantan Barat telah beroperasi dan mampu memproduksi 1 juta ton alumina per tahun bahan baku utama untuk produksi aluminium, yang menjadi material dasar rangka dan bodi kendaraan listrik.
Kedua, Smelter Pemurnian Nikel yang sedang dikembangkan di Pomalaa, Morowali, Sorowako, dan Halmahera Timur untuk memproduksi Nickel Pig Iron (NPI) dan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yakni bahan baku utama baterai EV.
Ketiga, smelter Tembaga di Gresik yang memiliki kapasitas produksi 600.000 ton katoda tembaga per tahun, yang menjadi komponen penting dalam sistem kelistrikan di dalam EV.
Keempat, pilot proyek Coal-to-Graphite di Sumatra Selatan yang mampu mengonversi batu bara menjadi grafit sintetis dan anode sheet yang juga komponen utama baterai EV. Proyek ini merupakan solusi inovatif bagi Indonesia yang belum memiliki tambang grafit alam yang ekonomis.
Baca Juga: Prospek Positif MIND ID Usai Tebar Dividen Jumbo
Dany juga perseroan memahami pentingnya keberlanjutan riset dan pengembangan teknologi dalam menopang transformasi industri EV di masa depan.
Melalui payung riset Indonesia Mining & Minerals Research Institute (IMMRI), MIND ID berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi mineral yang relevan dengan kebutuhan industri.
"Kunci untuk memenangkan perlombaan ini adalah semangat untuk terus melakukan riset dan pengembangan. Kami tidak akan berhenti pada proyek yang sudah berjalan — inovasi harus terus hidup, agar posisi Indonesia semakin kuat dalam rantai pasok global," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









