DAMRI Perluas Charging Station Dukung 200 Bus Listrik pada 2025

AKURAT.CO DAMRI memperluas infrastruktur charging station untuk armada bus listriknya. Langkah ini memperkuat komitmen DAMRI dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.
Head of Corporate Communication DAMRI, Atikah Abdullah menjelaskan bahwa saat ini DAMRI telah mengoperasikan 30 unit charging station di Stasiun DAMRI Klender dan 26 unit di Stasiun DAMRI Pupar.
Ia menuturkan, sebagai bagian dari rencana ekspansi armada bus listrik, DAMRI akan menambah fasilitas charging station di Stasiun DAMRI Cawang sebanyak 15 unit dan di Stasiun DAMRI Ciputat sebanyak 24 unit
"Penambahan fasilitas charging station ini merupakan langkah strategis untuk mendukung operasional seluruh unit armada listrik DAMRI, terutama mengingat proyeksi penambahan 200 unit bus listrik di tahun 2025," ujar Atikah dalam keterangan resminya, Minggu (22/6/2025).
Baca Juga: DAMRI Catat Lonjakan Penumpang 176 Persen saat Libur Iduladha 2025
Atikah merincikan, dari jumlah tersebut, 70 unit Zhongtong dan 5 (lima) unit VKTR hasil karya anak bangsa yang mulai beroperasi pada akhir Juni 2025. Hal ini menandai tonggak penting dalam transformasi transportasi publik yang lebih bersih dan efisien.
"Setiap charging station mampu mengisi daya penuh satu unit bus listrik dalam waktu maksimal dua jam," imbuhnya.
Dengan kapasitas baterai sebesar 350 kWh, bus listrik DAMRI dapat menempuh jarak hingga 250 kilometer dalam satu kali pengisian penuh, memberikan solusi transportasi yang andal dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Pengembangan infrastruktur charging station ini sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional armada bus listrik kami yang terus bertambah.
Baca Juga: 70 Bus Listrik Terbaru DAMRI Tiba, Siap Mengaspal Akhir Juni 2025
"DAMRI berkomitmen untuk mendukung transisi menuju transportasi berkelanjutan dan mendukung target Net Zero Emission pada 2060 melalui inovasi dan investasi berkelanjutan," lanjut Atikah.
Dengan penguatan infrastruktur ini, DAMRI optimis dapat memberikan layanan transportasi publik yang lebih bersih, nyaman, dan efisien, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






