Pertamina Ternyata Sudah Tekan MoU Impor Energi dengan 3 Raksasa Migas AS, Ini Daftarnya!

AKURAT.CO Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengungkapkan Indonesia melalui PT Pertamina (Persero) akan membeli produk energi dari Amerika Serikat (AS) senilai USD15 miliar.
Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengungkapkan, pembelian itu sejatinya bukan hal yang baru lantaran hanya shifting atau realokasi dari negara-negara selain AS.
Ia menuturkan, untuk impor energi ini Pertamina sejatinya telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU antara PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dengan tiga perusahaan raksasa migas asal AS diantaranya Exxon Mobil, Chevron, dan KDT Global Resource.
Baca Juga: Ancam Petani dan Peternak Lokal, Pemerintah Didesak Antisipasi Tarif 0 Persen Produk AS
Meski demikian, pria yang akrab Susi itu menekankan bahwa penandatanganan MoU itu tetap memperhitungkan aspek bisnis agar menguntungkan kedua belah pihak.
"Jadi tidak serta-merta kita dipaksa beli, tidak begitu. Tetap subjek pertimbangan bisnisnya dan perhitungannya seperti apa.Tapi MOU sudah ditanda tangani untuk energi tiga tadi. PT Kilang Pertamina dengan Exxon, Chevron, dan KDT. Karena yang terbesar kan tiga itu," terangnya, dikutip Sabtu (19/7/2025).
Susi menambahkan, nantinya MoU ini juga akan dirincikan lebih lanjut lantaran pemerintah masih akan membahasnya bersama dengan United States Trade Representative (USTR).
Baca Juga: DPR Ajak Husnudzan atas Tarif Ekspor 19 Persen ke AS, Dorong Diversifikasi Pasar
"Di joint statament-nya nanti akan dibunyikan di situ. Kita akan sepakat, kemudian nanti detailnya, skemanya seperti apa akan kita detailkan lagi. Kita masih akan terus (berdiskusi) dan itu bukan kita dipaksa, kita juga akan diuntungkan dengan itu," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








