AKURAT.CO PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui entitas anaknya, PT Humpuss Transportasi Curah (HTC) dan PT Baraka Alam Sari (BAS), merampungkan proses restrukturisasi aset armada berupa transaksi jual beli kapal antar entitas anak, berupa penjualan dua unit kapal tug boat yaitu Semar Delapan Puluh Dua dan Semar Delapan Puluh Tiga.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi konsolidasi usaha dan penguatan segmentasi operasional dalam menghadapi dinamika industri pelayaran nasional.
Transaksi ini mencakup pengalihan kepemilikan dua unit kapal dari BAS kepada HTC yang lebih fokus pada segmen pasar dan jenis layanan yang sesuai. Dengan demikian, struktur kepemilikan armada menjadi lebih terarah dan selaras dengan fokus operasional masing-masing entitas.
Menurut Direktur Utama HUMI, Tirta Hidayat, langkah ini merupakan bagian dari upaya HUMI untuk memperkuat sinergi antar anak perusahaan sekaligus meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan aset.
Baca Juga: Entitas Anak HUMI Sewa Kapal Tanker Oil Chemical dari Pelayaran Maritim Hijau dengan Opsi Beli
"Dengan segmentasi yang lebih tertata, setiap anak usaha dapat lebih fokus dalam menjalankan lini bisnisnya sesuai dengan keunggulan dan kebutuhan pasar masing-masing," ujar Tirta Hidayat, Direktur Utama HUMI dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Jumat (25/7/2025).
Restrukturisasi ini juga bertujuan untuk memperkuat daya saing dan kesiapan perusahaan dalam ekspansi dan kolaborasi strategis ke depan. Langkah ini dilakukan dengan memperhatikan prinsip kewajaran dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Melalui optimalisasi aset dan penguatan sinergi internal, HUMI berupaya untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam industri maritim di Indonesia, sekaligus terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh stakeholders.
“Ke depan, HUMI akan terus melakukan evaluasi dan penyelarasan strategi bisnis agar tetap adaptif terhadap tantangan industri dan terus bertumbuh secara berkelanjutan serta menciptakan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap dinamika pasar,” tukas Tirta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










