Ketahanan Pangan Nasional: Dari Sawah Baru hingga Ekspor Beras

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan target ambisius pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional.
Salah satunya adalah membuka lahan sawah baru hingga jutaan hektare untuk mencapai swasembada dan bahkan ekspor beras dalam lima tahun ke depan.
Dalam Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD, Jumat(15/8/2025), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus keluar dari ketergantungan impor pangan.
Baca Juga: Prabowo Singgung Sengketa Blok Ambalat: Inggris-Belanda Bikin Garis Seenak Jidat, Kita yang Repot
“Negara yang bisa memberi makan rakyatnya sendiri adalah negara yang benar-benar berdaulat,” katanya.
Program pembukaan lahan ini akan dibarengi dengan modernisasi teknologi pertanian, penyediaan benih unggul, dan sistem irigasi yang terintegrasi.
Pemerintah juga menggandeng perguruan tinggi dan lembaga riset untuk menciptakan inovasi pertanian berkelanjutan.
Selain memperkuat sektor produksi, pemerintah juga menyiapkan strategi distribusi yang efisien. Infrastruktur jalan, pelabuhan, dan cold storage diperbanyak untuk mengurangi kehilangan hasil panen akibat keterlambatan distribusi.
Baca Juga: Dua Jempol Jokowi untuk Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI
Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal mencukupi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga tentang menciptakan surplus untuk pasar ekspor. Dengan surplus beras, Indonesia berpeluang menjadi pemain besar di pasar pangan dunia.
Langkah ini, menurutnya, akan memberikan dampak ekonomi ganda, yakni meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat cadangan devisa negara. Ia berharap, seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga desa ikut mengawal keberhasilan program ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








