Mentan Andi: Realisasi Distribusi Beras SPHP Tembus 239,5 Ribu Ton di Agustus 2025

AKURAT.CO Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan operasi pasar beras bersama Perum Bulog digelar secara masif di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi konsumen dari lonjakan harga beras yang sempat meresahkan masyarakat.
Amran menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi gejolak harga beras. Sebanyak 1,3 juta ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) digelontorkan dengan harga terjangkau, yakni Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.
“Sejak awal kami bekerja keras melakukan operasi pasar besar-besaran bersama Bulog. Jumlahnya sangat besar, mencapai 1,3 juta ton dengan harga Rp12.500 per kilogram. Itu bentuk kepedulian pemerintah sekaligus perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto,” kata Amran dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (24/8/2025).
Baca Juga: Mentan Amran Apresiasi Dukungan Kejaksaan Percepat Distribusi Pupuk dan Cetak Sawah
Ia menyebut operasi pasar ini sudah menunjukkan dampak positif. Harga beras di 13 provinsi tercatat mulai mengalami penurunan, dan tren tersebut diyakini akan terus berlanjut seiring dengan distribusi beras SPHP yang dilakukan secara berkesinambungan.
Amran juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang menyebut pemerintah abai terhadap kenaikan harga beras.
“Pemerintah sangat peduli. Banyak kebijakan strategis telah dilakukan, termasuk untuk melindungi konsumen dan petani,” tegasnya.
Kepedulian itu, lanjutnya, juga diwujudkan melalui penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kesejahteraan petani, sesuai arahan Presiden.
Hasilnya, Nilai Tukar Petani (NTP) menunjukkan peningkatan, menandakan tingkat kesejahteraan petani semakin membaik dibandingkan periode sebelumnya.
Selain menjaga harga di tingkat konsumen, pemerintah juga memastikan ketersediaan stok. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai lebih dari 4 juta ton.
Baca Juga: Mentan Sebut Harga Beras Segera Turun
Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023–2024, yang hanya sedikit di atas 1 juta ton sehingga saat itu Indonesia masih harus mengimpor beras.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menambahkan, realisasi distribusi beras SPHP hingga pekan ketiga Agustus 2025 sudah mencapai 239,5 ribu ton. Sepanjang tahun ini, pemerintah menargetkan penyaluran mencapai 1,5 juta ton.
Namun, distribusi sempat dihentikan sementara saat panen raya agar harga gabah petani tidak anjlok.
“Sejak Juli lalu, penyaluran SPHP kembali dibuka dan ditargetkan mencapai 1,3 juta ton hingga Desember. Per 22 Agustus, realisasi tahap ketiga sudah 58,4 ribu ton,” jelas Arief.
Beras SPHP dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) di tiap zona. Untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) harga ditetapkan Rp12.500 per kilogram. Zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan) Rp13.100 per kilogram, sementara zona 3 (Maluku dan Papua) Rp13.500 per kilogram.
Untuk menjangkau masyarakat, Perum Bulog menyalurkan beras SPHP melalui berbagai saluran distribusi. Di antaranya melalui pedagang pasar tradisional, koperasi desa dan kelurahan, kios pangan binaan pemerintah daerah, gerakan pangan murah, hingga BUMN dan instansi pemerintah.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap stabilitas harga beras dapat segera tercapai tanpa mengorbankan kepentingan petani.
“Seluruh kebijakan ini demi konsumen, demi petani, dan demi rakyat Indonesia," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









