Dukung Pertumbuhan Sektor Finansial, WIKA KSO Garap Gedung Mandiri PIK 2

AKURAT.CO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) ikut terlibat dalam proyek Gedung Mandiri PIK 2 di kawasan Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, Banten.
Proyek prestisius ini dikerjakan WIKA dengan skema kerja sama operasi (KSO) dan ditargetkan selesai pada 2 Februari 2027.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), menyampaikan bahwa proyek Gedung Mandiri PIK 2 merupakan bentuk kontribusi nyata WIKA dalam menghadirkan infrastruktur modern yang mendukung sektor keuangan nasional.
“Melalui pembangunan ini, WIKA berkomitmen untuk menghadirkan gedung berstandar internasional yang tidak hanya megah secara desain, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Agung dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).
Baca Juga: Gagal Kuorum, WIKA Kembali Gelar RUPSU 22 Oktober 2025 Mendatang, Ini Agendanya
Adapun, total nilai kontrak yang dikerjakan Perseroan dalam proyek tersebut mencapai Rp650 miliar. Dengan fokus pekerjaan konstruksi pada pemancangan, dinding penahan tanah, serta galian.
Gedung Mandiri PIK 2 akan menghadirkan desain arsitektur modern dengan fasad twisting, skybridge, serta mengusung konsep green building berstandar Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Pembangunan gedung ini tidak hanya menjadi langkah strategis Bank Mandiri dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat operasional perbankan, tetapi juga menempatkan Bank Mandiri pada posisi strategis di salah satu kawasan sentral bisnis utama.
Keberadaannya diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan perbankan dan memperluas jangkauan kepada masyarakat.
Pembangunan proyek tersebut melibatkan penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Banten, seperti Tangerang, Karawaci, Ciledug, dan sekitarnya. Keterlibatan mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Proyek ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta mendorong pengembangan kawasan CBD PIK 2 sebagai pusat bisnis baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









