Laba PT Timah Melonjak Dua Kali Lipat, Raup Rp602 Miliar di Kuartal III 2025

AKURAT.CO PT Timah (TINS) mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga kuartal III tahun 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp602 miliar pada periode sembilan bulan pertama 2025, angka ini melonjak dua kali lipat dibandingkan laba bersih semester I 2025.
Sepanjang sembilan bulan 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp6,6 triliun, dengan EBITDA Rp1,5 triliun. Dari capaian tersebut, laba bersih mencapai Rp602 miliar, atau 78% dari target laba tahun 2025 sebesar Rp774 miliar.
Dari sisi neraca, total aset Perseroan naik 7% menjadi Rp13,7 triliun, sementara liabilitas meningkat 14% menjadi Rp6,1 triliun. Ekuitas Perseroan juga meningkat 2% menjadi Rp7,61 triliun, didorong oleh laba positif yang dicatatkan hingga kuartal III.
Baca Juga: PT Timah Tawarkan Kerja Sama Penambangan Laut bagi Mitra Potensial
Indikator keuangan utama menunjukkan kondisi yang sehat dengan Quick Ratio 32,8%, Current Ratio 177,8%, Debt to Asset Ratio 44,4% dan Debt to Equity Ratio 79,9%
Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur keuangan Perseroan tetap solid dan likuid untuk mendukung rencana operasional dan pengembangan bisnis.
“Seiring dengan peningkatan produksi dari kuartal ke kuartal, tren kenaikan harga logam timah global, serta dukungan pemerintah dalam perbaikan tata kelola pertambangan timah, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sembilan bulan 2025 sebesar Rp602 miliar, atau dua kali lipat dari capaian semester I 2025,” kata Fina Eliani, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah dikutip, Sabtu (1/11/2025).
Adapun, pertumbuhan laba ini didorong oleh kenaikan harga logam timah global, penguatan permintaan dari sektor elektronik, serta strategi Perseroan dalam optimalisasi penjualan dan efisiensi biaya produksi.
Permintaan timah global, terutama dari sektor elektronik seperti tin solder dan tin chemical, tetap kuat didorong pasar Jepang dan China. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, ekspor logam timah Indonesia hingga September 2025 mencapai 37.946 metrik ton, naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Baca Juga: PT Timah Tbk Perkuat Transparansi Lewat Public Expose Insidentil
Dari total tersebut, PT TIMAH Tbk berkontribusi sekitar 21% terhadap ekspor timah Indonesia, atau sekitar 3% dari ekspor timah global yang mencapai 278.048 metrik ton.
Harga logam timah di pasar dunia juga menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Rata-rata Cash Settlement Price LME hingga September 2025 mencapai USD 32.775,58 per ton, naik 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan harga ini dimanfaatkan Perseroan untuk memperluas jangkauan pasar ekspor dan meningkatkan margin penjualan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







