Ada IEU-CEPA, Banyak Komoditas Unggulan Sumbar Berpotensi Masuk ke Pasar Eropa
Hefriday | 18 November 2025, 17:46 WIB

AKURAT.CO Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyatakan sejumlah komoditas unggulan dari Sumatera Barat (Sumbar) memiliki peluang semakin besar untuk memasuki pasar internasional setelah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU-CEPA) disepakati beberapa waktu lalu.
“Ada beberapa produk unggulan di Sumbar yang bisa masuk ke pasar dunia seperti gambir dan produk turunannya melalui IEU-CEPA,” ujar Budi saat melepas ekspor 27 ton gambir ke India di Padang, Selasa (18/11/2025).
Selain gambir, Budi menyebutkan terdapat sejumlah komoditas lain dari Tanah Minang yang berpotensi menembus pasar global, antara lain tuna, kelapa sawit, kopi, pinang, serta kakao. Potensi tersebut, menurut dia, perlu dioptimalkan melalui pendampingan pemerintah dan peningkatan kualitas produk dari hulu hingga hilir.
Untuk memperluas akses pasar, Kementerian Perdagangan juga menjalankan Program UMKM Bisa Ekspor. Program ini dirancang membantu UMKM menemukan mitra dagang, memfasilitasi negosiasi, hingga menghubungkan produsen dengan pembeli luar negeri.
Jika sebelumnya proses tawar-menawar harus dilakukan secara langsung, kini pelaku UMKM dapat mengikuti business matching secara daring dengan pendampingan pemerintah.
“Setiap business matching online didampingi langsung oleh Kementerian Perdagangan, sehingga pelaku UMKM tidak berjalan sendiri,” kata Budi.
Kementerian Perdagangan mencatat nilai transaksi dari Program UMKM Bisa Ekspor telah mencapai Rp2,1 triliun pada periode Januari–Agustus 2025. Angka ini menunjukkan meningkatnya minat pasar global terhadap produk-produk UMKM Indonesia.
Budi juga mendorong pemerintah daerah di Sumbar untuk memilih UMKM unggulan yang akan diikutsertakan dalam program tersebut pada 2026. Menurutnya, penguatan ekspor daerah, khususnya dari sektor pertanian, akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal.
“Ekspor pertanian sangat kita dukung karena pertumbuhannya cukup tinggi. Tahun ini, dari Januari hingga September, ekspor sektor ini meningkat 34 persen,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








