KAI Siagakan Ratusan Personel untuk Perkuat Layanan Angkutan Nataru 2026

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempersiapkan ratusan personal guna meningkatkan layanan pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa Angkutan Natal dan Tahun Baru bukan hanya tentang menyediakan kereta tambahan, tetapi memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lebih responsif, rapi, dan humanis.
“Dalam periode Angkutan Natal dan Tahun Baru, jutaan masyarakat bergerak bersamaan. Setiap perjalanan yang terselenggara dengan selamat dan nyaman akan berdampak langsung pada aktivitas wisata, bisnis, dan perputaran ekonomi daerah. KAI hadir untuk memastikan mobilitas itu terjaga dengan kualitas layanan terbaik,” kata Anne dalam keterangannya, Minggu (23/11/2025).
Baca Juga: KAI Sediakan 3,5 Juta Kursi dan Operasikan 54 KA Tambahan Untuk Nataru 2026
Anne menjabarkan bahwa KAI akan menurunkan 170 personel Customer Service Mobile (CSM) di 39 stasiun sebagai garda terdepan yang membantu pelanggan mulai dari informasi perjalanan, pendampingan kelompok rentan, hingga pengaturan alur untuk mengurai kepadatan.
Kehadiran CSM secara mobile ini menjadi upaya memperkuat sentuhan pelayanan langsung, terutama pada puncak arus liburan. Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama frekuensi perjalanan meningkat, KAI juga menambah personel kebersihan yang bertugas di stasiun, rangkaian kereta, hingga layanan On Trip Cleaning.
Total 145 petugas cleaning service stasiun, 198 petugas OTC, dan 147 petugas cuci kereta disiapkan agar kebersihan fasilitas tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah perjalanan.
Pada Angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini, KAI mengoperasikan total 7.982 perjalanan kereta api, terdiri dari 7.038 perjalanan reguler dan 944 perjalanan tambahan. Dalam sehari rata-rata terdapat 444 perjalanan KA yang melayani lintas Jawa dan Sumatra.
Penambahan kapasitas ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sekaligus menjaga layanan transportasi yang stabil pada masa liburan panjang.
Anne menegaskan bahwa angkutan akhir tahun tidak hanya berdimensi operasional, tetapi membawa dampak ekonomi yang lebih luas.
“Setiap pelanggan yang bergerak berarti peluang baru bagi sektor wisata, UMKM, hingga aktivitas usaha di berbagai daerah. Karena itu, keberhasilan Angkutan Natal dan Tahun Baru adalah kontribusi nyata KAI untuk menjaga denyut ekonomi nasional tetap berjalan positif,” ujar Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










