TNI Turun Jaga Kilang Pertamina, Wamen ESDM: Sudah Sesuai Aturan Obvitnas

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi adanya instruksi Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin yang akan menugaskan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga kilang milik Pertamina.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan bahwa kilang milik Pertamina merupakan objek vital nasional dan tidak menjadi masalah jika objek tersebut dijaga oleh aparatur negara.
"Jadi untuk penugasan TNI, ini kan merupakan objek vital nasional. Jadi objek vital nasional itu kan harus diamankan. Ya termasuk pengamanannya dari TNI-Polri," tutur Yuliot.
Baca Juga: Ikuti Jejak BP dan Vivo, ESDM Ungkap Shell Sepakat Beli BBM Base Fuel dari Pertamina
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie menegaskan bahwa TNI akan ikut terlibat dalam pengamanan industri strategis nasional, termasuk kilang-kilang Pertamina.
Sjafrie menyampaikan bahwa pelibatan TNI dilakukan untuk menjaga keutuhan wilayah, melindungi kepentingan nasional, serta memastikan keamanan infrastruktur vital yang berkaitan dengan kedaulatan negara.
“Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita," ucap Sjafrie.
Baca Juga: SPBU Shell Bakal Terisi Lagi? ESDM Bocorkan Negosiasi Sudah Hampir Kelar
Menurut Sjafrie, pengamanan tersebut diperlukan untuk memastikan aset-aset milik negara tetap beroperasi dengan baik dan terhindar dari potensi gangguan.
Ia juga menekankan bahwa TNI memiliki dasar hukum yang jelas untuk menjalankan peran tersebut.
“Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan ada di dalam revisi Undang-Undang TNI yang 14 pasal itu,” ujarnya.
Sjafrie melanjutkan, pengamanan industri strategis itu menjadi salah satu tugas dari Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang saat ini tengah dibangun oleh TNI di seluruh wilayah. Adapun, sudah ada lebih dari 100 BTP yang telah terbangun di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan BTP bertambah 150 per tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









