Kemendag Siapkan 3 Program Diskon Nasional Untuk Nataru 2026, Dorong Belanja Masyarakat
Hefriday | 27 November 2025, 16:56 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan 3 rangkaian program diskon berskala nasional untuk mendorong konsumsi masyarakat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Inisiatif ini diharapkan mampu menggairahkan kembali aktivitas perdagangan menjelang akhir tahun dan menopang pemulihan ekonomi.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa terdapat tiga kampanye belanja yang akan digelar mulai awal Desember 2025 hingga pekan pertama Januari 2026.
Program tersebut disusun melalui kolaborasi pemerintah dengan asosiasi ritel, pusat perbelanjaan, dan pelaku industri terkait.
“Seluruh agenda ini merupakan bagian dari hari diskon nasional. Tujuannya untuk menggerakkan belanja masyarakat sekaligus mendukung pemulihan aktivitas perdagangan di akhir 2025,” ujar Budi di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Program pertama adalah Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang dijadwalkan berlangsung pada 10–16 Desember 2025.
Kampanye tahunan ini digelar bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan menawarkan berbagai promo dari platform belanja daring.
Menurut Budi, Harbolnas diproyeksikan menjadi momentum pertumbuhan transaksi digital menjelang penutupan tahun.
“Kolaborasi dengan idEA akan memberi peluang besar bagi pelaku usaha online, termasuk UMKM, untuk meningkatkan penjualan,” ucapnya.
Kampanye kedua adalah Belanja di Indonesia Aja (BINA Indonesia) yang digelar pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Program ini melibatkan Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
Lewat BINA Indonesia, pemerintah mendorong lebih banyak transaksi di pusat perbelanjaan dan ritel nasional pada masa puncak liburan.
Diskon dan promosi dipastikan akan berlaku di berbagai mal dan gerai ritel di seluruh Indonesia.
Program ketiga bertajuk Every Purchase is Cheap (EPIC), hasil kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Program diskon besar-besaran ini akan diluncurkan 1 Desember 2025.
“Bersama Aprindo, kami akan menghadirkan diskon antara 20–80 persen,” jelas Budi.
Pemerintah berharap rangkaian program Nataru tersebut dapat meningkatkan daya beli dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2025.
Selain itu, kampanye diskon besar-besaran juga diharapkan memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan mengoptimalkan stok produk.
“Kami ingin memastikan roda perdagangan tetap bergerak dinamis menjelang pergantian tahun,” kata Budi menegaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









