Pertagas Perkuat RDMP Balikpapan melalui Pipa Gas Senipah–Balikpapan

AKURAT.CO PT Pertamina Gas (Pertagas) membangun proyek Pipa Gas Senipah–Balikpapan yang menjadi bagian dari infrastruktur terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan guna memastikan pasokan gas yang aman dan andal bagi kilang.
Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, mengatakan bahwa Pipa Gas Senipah–Balikpapan yang telah beroperasi sejak 31 Desember 2023 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional.
Proyek ini berperan penting dalam mendukung peningkatan kapasitas pengolahan dan produksi Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan RU V.
Baca Juga: RDMP Balikpapan Segera Diresmikan, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi
“Pipa Gas Senipah–Balikpapan merupakan bagian dari infrastruktur terintegrasi di Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo hari ini. Melalui infrastruktur gas ini, Pertagas sebagai pengelola, mendukung penuh keandalan operasional RU V dan Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) untuk memperkuat suplai energi nasional secara berkelanjutan,” kata Indra dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).
Interkoneksi Pipa Gas Senipah–Balikpapan sepanjang kurang lebih 78 kilometer dibangun untuk menyalurkan gas bumi dari wilayah hulu yaitu K3S di Senipah, Kalimantan Timur, menuju ke kilang Balikpapan dengan kapasitas penyaluran mencapai 125 MMSCFD.
Optimalisasi penyaluran gas tersebut menjadi elemen penting dalam menjaga kontinuitas dan efisiensi operasional RDMP Balikpapan.
“Suplai gas yang andal melalui jaringan pipa ini akan memastikan operasional RDMP Balikpapan yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi, sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060,” ujar Indra.
Pembangunan Pipa Gas Senipah–Balikpapan lalu juga mengedepankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 51%, sehingga turut berkontribusi dalam mendorong pengembangan industri dalam negeri.
Baca Juga: Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru Berpotensi 3.442 BOPD
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026). Beroperasinya proyek ini, Indonesia bakal mengehentikan impor solar.
Prabowo menyampaikan, diresmikan proyek RDMP ini merupakan prestasi penting bagi bangsa karena menjadi fondasi kemandirian energi dan pembangunan peradaban modern.
“Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa. Kita mengerti bahwa peradaban modern itu tergantung hal-hal yang esensial bagi berdirinya sebuah negara merdeka,” kata Prabowo dalam peresmian RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








