AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus mendorong pemanfaatan gas bumi guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada liquified petroleum gas (LPG).
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas mengatakan, pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang lebih bersih dan efisien dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama melalui perluasan jaringan gas (jargas) dan penggunaan compressed natural gas (CNG) untuk rumah tangga maupun UMKM.
“Kami berharap perluasan jargas dan pemanfaatan CNG dapat memperkuat ketahanan energi nasional serta menekan ketergantungan pada LPG,” ujar Wahyudi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Baca Juga: BPH Migas Pastikan Kesiapan Operasional Pipa Gas Bumi Cisem 2
Ia menegaskan, BPH Migas memiliki rekam jejak dalam pengaturan dan pengawasan pengangkutan gas bumi melalui pipa.
Selain itu, penguatan tata kelola niaga gas bumi terus dilakukan agar distribusi dan pelayanan berjalan transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.
Saat mengunjungi pelanggan jargas di wilayah SOR I PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di Medan, Sumatera Utara, Wahyudi menyatakan kehadiran BPH Migas bertujuan memastikan operasional berjalan sesuai regulasi dan mendukung keberlanjutan pasokan energi nasional.
Area layanan PGN SOR I mencakup Dumai, Pekanbaru, Medan, Batam, Palembang, dan Lampung. Hingga Januari 2026, penyaluran gas bumi tercatat mencapai 140,46 billion british thermal unit per day (BBTUD).
Di wilayah Medan 1, pasokan gas bumi berasal dari PT Pertamina Hulu Energi, PT Pema Global Energi, dan PT Pertamina Perta Arun Gas, dengan kombinasi distribusi melalui pipa serta pemanfaatan CNG.
Baca Juga: BPH Migas Catat Penghematan Subsidi BBM Hingga Rp4,98 Triliun di 2025
BPH Migas menilai pengembangan jaringan gas bumi secara masif menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi beban subsidi dan impor LPG serta mendorong kemandirian energi nasional yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








