Apresiasi 32 Pemanen Terbaik, PTPN IV Genjot Target 2026

AKURAT.CO Strategi peningkatan produktivitas PTPN IV PalmCo menuju target operasional 2026 dimulai dari lini paling dasar: pemanen sawit. Subholding PTPN III (Persero) ini memberikan apresiasi kepada 32 pemanen terbaik dari seluruh regional operasional melalui program bertajuk Journey of Excellence yang digelar di Yogyakarta, akhir Januari lalu.
Sebanyak 32 pemanen dari berbagai wilayah, mulai dari Langsa, Aceh hingga Sulawesi, diterbangkan khusus ke Yogyakarta bersama keluarga mereka. Program ini tak hanya berisi seremoni penghargaan, tetapi juga sesi penguatan kompetensi yang difasilitasi bersama PT LPP Agro Nusantara serta kegiatan kebersamaan keluarga.
Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko K. Santosa menegaskan, pemanen memegang peran strategis dalam rantai produksi sawit perusahaan.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Hadirkan Trauma Healing bagi Anak-anak Pengungsi Aceh Tamiang
“Rekan-rekan pemanen adalah garda terdepan yang memegang kendali atas nadi perusahaan ini. Kami ingin memastikan semangat dan kesejahteraan mereka menjadi prioritas,” ujar Jatmiko dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, para penerima penghargaan diharapkan menjadi role model di unit kerja masing-masing. Mereka ditargetkan mampu menularkan disiplin, kepatuhan terhadap standar operasional, serta etos kerja yang kuat guna mendukung pencapaian target perusahaan pada 2026.
Direktur SDM dan TI PTPN IV, Suhendri menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara berlapis dari seluruh kebun di masing-masing regional. Penilaian mencakup produktivitas, kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, serta sikap kerja.
“Mereka adalah representasi terbaik dari tiap wilayah. Ini pertama kalinya pemanen terbaik dari bentangan operasional seluas ini dipertemukan dalam satu forum,” kata Suhendri.
Di sela acara, Warham Tanjung, pemanen dari Kebun Sei Garo, Regional III Riau, mengaku tidak menyangka dapat menerima penghargaan di hadapan keluarga.
“Bagi kami, kebun itu sumber kehidupan. Sudah seperti milik sendiri. Jadi memang harus dijaga dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Baca Juga: Krisis Pangan Makin Mengkhawatirkan, PTPN IV Dirikan Dapur Umum di Aceh Utara
Hal serupa disampaikan Bohari Rahman dari Regional V. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai suntikan motivasi baru untuk tim di kebunnya.
“Saya ingin semangat ini menular ke teman-teman di kebun,” katanya.
Sementara itu, Harwoko dari Kebun Tanjung Lebar, Regional IV Jambi, menyebut penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarganya.
“Ini kebanggaan luar biasa bagi keluarga kami,” tuturnya.
Manajemen menilai pelibatan keluarga menjadi elemen penting dalam menjaga konsistensi kinerja pekerja lapangan. Dukungan keluarga dinilai berkontribusi terhadap stabilitas dan semangat kerja di kebun.
Bagi perusahaan, Journey of Excellence diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang dalam penguatan budaya kerja berbasis keteladanan. Ketika para pemanen kembali ke unit masing-masing, mereka diharapkan membawa standar kinerja baru yang dapat direplikasi secara sistematis.
“Ini bukan akhir, melainkan awal dari tradisi yang ingin kami bangun,” kata Jatmiko.
Di balik angka produksi dan target korporasi, PTPN IV menegaskan bahwa fondasi kinerja industri sawit tetap bertumpu pada kualitas sumber daya manusia di lapangan mereka yang setiap hari memastikan tandan buah segar terpanen sesuai standar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









