Akurat
Pemprov Sumsel

Dubes RI Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee, Santan Kelapa Indonesia Jadi Bintang di Tiongkok

Saeful Anwar | 9 Februari 2026, 23:22 WIB
Dubes RI Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee, Santan Kelapa Indonesia Jadi Bintang di Tiongkok

AKURAT.CO Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, turut meresmikan gerai Luckin Coffee ke-30.000 di Kota Metropolitan Shenzhen, bersama Chairman Luckin Coffee Li Hui serta CEO sekaligus Co-founder Luckin Coffee Tiongkok Guo Jinyi.

Kehadiran Dubes RI dalam peresmian ini menandai semakin eratnya kemitraan antara Indonesia dan Luckin Coffee, yang kini menjadi waralaba kedai kopi terbesar di Tiongkok.

Salah satu wujud nyata kerja sama tersebut tercermin dari penggunaan bahan baku asal Indonesia pada produk unggulan Luckin Coffee.

Sejak diluncurkan pada 2021, produk coco latte—kopi yang menggunakan santan kelapa asal Indonesia—menjadi salah satu menu terlaris Luckin Coffee.

Berdasarkan data penjualan perusahaan, coco latte berhasil terjual lebih dari 1,4 miliar cangkir sepanjang tahun 2025.

“Yang membuat Luckin Coffee istimewa bagi saya adalah cita rasa Indonesia yang hadir dalam setiap seruputan coco latte,” ujar Dubes Djauhari dalam sambutannya.

Untuk memperkuat pasokan kelapa dari Indonesia, Luckin Coffee sejak Maret 2025 telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kelapa terbesar di Tanah Air.

Selain santan kelapa, Luckin Coffee juga menyampaikan bahwa pihaknya menggunakan biji kopi lokal serta mengimpor biji kopi pilihan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Brasil, Kolombia, dan Ethiopia.

Baca Juga: HPN ke-80, Forwaka Tekankan Independensi Pers dan Penyelesaian Sengketa Lewat Dewan Pers

Mengakhiri sambutannya, Dubes Djauhari menegaskan bahwa pasokan kelapa Indonesia untuk produk coco latte bukan sekadar memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi bilateral, tetapi juga menjadi simbol pertemuan budaya kedua negara.

“Melalui secangkir kopi, santan—yang merupakan bagian dari keseharian masyarakat Indonesia—kini turut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Tiongkok,” ujarnya.

Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen kopi dan kelapa terbesar di dunia. Berdasarkan data Kepabeanan Tiongkok (GACC), ekspor kopi Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan signifikan pada 2025.

Sementara itu, nilai ekspor kelapa Indonesia ke Tiongkok pada tahun yang sama tercatat mencapai lebih dari USD245 juta.

Sebagai waralaba kopi terbesar di Tiongkok, Luckin Coffee terus melakukan ekspansi global. Perusahaan ini telah membuka sekitar 60 gerai di Singapura, 40 gerai di Malaysia, serta meresmikan gerai pertamanya di New York, Amerika Serikat, pada musim panas 2025.

Pada tahun ini, Luckin Coffee menargetkan pembukaan gerai ke-40.000, mempertegas posisinya sebagai pemain utama industri kopi global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
S