Kemenperin Dukung Gentengisasi, Industri Keramik Siap Digenjot

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian mendukung penuh program “Gentengisasi” yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Program ini dinilai sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat, penguatan estetika lingkungan permukiman, serta penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa program gentengisasi merupakan peluang strategis bagi industri genteng dan keramik nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas investasi, serta memperkuat daya saing produk dalam negeri melalui penerapan standardisasi dan pemanfaatan teknologi industri.
Baca Juga: Kemenperin Tunda SNI Wajib Baja Setahun, Industri Diberi Waktu Adaptasi
“Program gentengisasi ini menjadi momentum penting bagi industri genteng dan keramik nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, sekaligus memperkuat struktur industri material bangunan dalam negeri,” kata Agus dikutip dari laman Kemenperin, Kamis (26/2/2026).
Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menegaskan bahwa penguatan industri material bangunan melalui program gentengisasi perlu didukung dengan penerapan standardisasi yang konsisten serta penguatan layanan teknis di seluruh unit kerja BSKJI.
BSKJI, kata Emmy, mendorong agar program gentengisasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga pada pemenuhan standar mutu, efisiensi proses, dan aspek keberlanjutan.
“Standardisasi dan layanan jasa industri menjadi instrumen penting untuk memastikan produk genteng nasional memiliki kualitas yang terjamin dan mampu bersaing di pasar domestik maupun global,” ujar Emmy.
Baca Juga: Jaga Mutu MBG, Kemenperin Periksa Halal SPPG
Guna mendukung implementasi kebijakan tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Keramik dan Mineral Nonlogam (BBSPJIKMN) menyatakan kesiapan untuk berperan aktif melalui layanan konsultansi dan optimalisasi teknologi industri bagi pelaku usaha di sektor genteng dan material bangunan.
Kepala BBSPJIKMN, Azhar Fitri menyampaikan, BBSPJIKMN berfungsi sebagai mitra teknis bagi industri dan pemerintah dalam menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi teknis di lapangan.
“Melalui layanan konsultansi dan optimalisasi teknologi industri, BBSPJIKMN mendukung agar gerakan nasional gentengisasi dapat diimplementasikan secara teknis, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, BBSPJIKMN juga menyediakan berbagai layanan strategis, meliputi pendampingan teknis penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) produk genteng, optimalisasi proses produksi untuk meningkatkan efisiensi energi dan produktivitas industri.
Serta, pendampingan pengembangan dan ekspansi kapasitas industri melalui studi kelayakan teknis dan perancangan tata letak pabrik, hingga pendampingan pemenuhan regulasi industri, lingkungan, dan keselamatan kerja.
Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah, pelaku industri, dan lembaga teknis, Kemenperin optimistis bahwa gerakan nasional Gentengisasi tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur industri keramik dan mineral nonlogam nasional.
Kemenperin pun mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi aktif agar program gentengisasi ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, industri, serta mendukung pembangunan industri nasional yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









