Mister Donut Siapkan Investasi Rp20 Miliar Untuk Ekspansi Hingga 100 Gerai

AKURAT.CO Mister Donut, produsen makanan cepat saji berkantor pusat di Jepang menyiapkan investasi Rp20 miliar untuk ekspansi hingga 100 gerai di Indonesia. Saat ini gerai Mister Donut baru sekitar 30 an gerai.
Menurut Head of Operation Mister Donut Indonesia, Heryanto Wijaya, pihaknya optimistis rencana ekspansi bisnis tersebut akan berjalan lancar mengingat pangsa donat di Indonesia cukup besar, terbukti dengan gerai donat baru yang menjamur.
"Di jepang sendiri dnegan penduduk yang jauh lebih sedikit dari Indonesia, ada 1.200 gerai Mister Donut. Di sini kami ingin mencapai 1/12 nya dulu karena kami lihat potensinya cukup besar. Saat ini kami sudah menjangkau di 16 kota besar, inginnya di 18 kota besa, mungkin kami akan merambah ke kalimantan," ujar Heryanto di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Cara Dapat Promo JCO Agustus 2025, Diskon Donat dan Kopi Melimpah!
Ditambahkan, gerai Mister Donut sendiri ada 3 tipe berdasarkan ukuran: satelit (maksimal 100 m2), flagship (150-200 m2) dan shop in shop (menempel di Indomaret).
"Yang 100+ gerai itu akan kami kembangkan yang satelit, ukurannya bervariasi ada yang 6-12 m2, 20-25 m2, dan yang terbesar 80-100 m2 seperti yang ada di Mall Ciputra World. Investasi sekitar Rp20 miliar untuk 100 itu, karena kan ada yang besar, ada yang kecil. Sejauh ini masih lancar," imbuh Heryanto.
Ekspansi gerai ini, lanjut Heryanto, juga untuk memperkuat presence dan brand awareness Mister Donut di kalangan masyarakat. "Agar orang-orang makin tahu kami, makanya kami berusaha menambah outlet stand alone. Kami ingin membawa kepercayaan ke masyarakat, misalnya dengan outlet yang mudah ditemukan masyarakat. Mereka bisa datang sendiri ke outlet, melihat kebersihannya, kualitas bahan bakunya dan sebagainya," tutur Heryanto.
Geopolitik dan Tren Mindful Consumerism
Salah satu tantangan yang dihadapi industri saat ini adalah ketersediaan dan stabilitas harga bahan baku di tengah Perang AS-Iran. Beruntungnya, Mister Donut tak hanya bergantung pada 1 supplier dan selalu melakukan perjanjian untuk periode yang cukup lama, semisal minimal 6 bulan.
"Kami punya cukup banyak supplier karena enggak mungkin cuma bergantung ke 1 supplier lah karena secara globalan semua terpengaruh kondisi geopolitik," ujar Heryanto.
Sementara terkait logistik ke 4.700 gerai Indomaret, Mister Donut dan Salim Group sudah menyepakati bahwa Mister Donut bertindak sebagai supplier, sehingga tidak ada kendala terkait biaya logistik karena pihak Indomaret yang akan mengambil langsung produk dari dapur mereka.
Di sisi lain, semakin banyak konsumen menginginkan produk yang sehat. Donat sendiri identik dengan happines. Mister Donut menggunakan bahan premium yang hampir semuanya berasal dari Jepang terutama untuk produk signature.
"Kami pernah lakukan survei donut kami dibanding kompetitor, kami cek kadar gula, lemak, kolesterol dan lainnya, hasilnya cukup bersaing bahkan lebih baik. Ke depan kami memang berencana untuk mengembangkan donut sehat," kata Heryanto.
Perkuat Brand Awareness Lewat Kanal Digital
Senada, Marketing Manager Mister Donut Indonesia, Wahyudi Respinanto, mengatakan pihaknya terus memperkuat kehadiran di kanal digital, dengan menggandeng ShopeeFood, GrabFood dan GoFood untuk memperkuat brand awareness.
"Kalau online itu kan tantangannya biasanya soal promo. Kami menyiasatinya dengan menggandeng 3 itu, ada juga program Indomaret Klik dan sedang menjajaki juga untuk ikut campaignnya TikTok sehingga harganya bersaing di online," ujar Wahyudi.
Kami menjalin hubungan baik dengan 3 perusahaan besar itu. Kami melakukan branding, iklan dan sebagainya untuk meningkatan awareness konsumen yang membuka aplikasi-aplikasi tersebut," timpal Heryanto.
Atas keberhasilannya di kanal digital tersebut, Mister Donut juga meraih penghargaan Indonesia Top Digital PR Award 2026 dari Infobrand.id.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










