Akurat
Pemprov Sumsel

Kantongi Stimulus Rp42 Miliar, PELNI Beri Diskon Tiket Lebaran 2026 Capai 30 Persen

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 5 Maret 2026, 12:46 WIB
Kantongi Stimulus Rp42 Miliar, PELNI Beri Diskon Tiket Lebaran 2026 Capai 30 Persen
Pemerintah memberi stimulus Rp42 miliar ke PELNI untuk diskon tiket kapal mudik Lebaran 2026 hingga 30 persen dengan kuota sekitar 445 ribu tiket.

AKURAT.CO PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mendapatkan stimulus hingga Rp42 miliar untuk mendongkrak mobilitas pemudik di sektor pelayaran selama periode mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.

Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani menyampaikan, anggaran yang diberikan tersebut diperuntukkan untuk diskon tarif tiket kapal untuk calon penumpang pada periode Mudik 2026.

“Stimulus ekonomi yang yang diberikan pemerintah kepada kami masing-masing, pengelola transportasi, diberikan kepada Pelni sebesar Rp42 miliar,” kata Tri Andayani dalam konferensi pers angkutan lebaran 2026 dikutip, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: PELNI Proyeksikan 641 Ribu Penumpang Mudik Lebaran 2026, 55 Kapal Disiapkan

Tri Andayani menyampaikan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp42 miliar tersebut setara dengan sekitar 445.000 tiket kapal bersubsidi.

Hingga saat ini, penjualan tiket untuk periode Angkutan Lebaran 2026 telah mencapai 135.187 tiket.

Dengan realisasi tersebut, perseroan memperkirakan anggaran stimulus ekonomi yang telah terserap berada di kisaran Rp13 miliar.

Dibandingkan tahun sebelumnya, besaran diskon tiket pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan.

“Kalau tahun lalu kan besaran diskonnya 20 persen dan hanya di ruas-ruas tertentu. Nah, untuk lebaran kali ini, diskonnya nih sudah ditambah sama pemerintah 30 persen dan berlaku di seluruh ruas atau rute kapal kami,” ujarnya.

Baca Juga: PELNI Buka Mudik Gratis BUMN 2026, Sediakan 800 Tiket Kapal

Tri Andayani menyebut, program diskon tersebut akan tetap berjalan hingga kuota tiket bersubsidi habis terjual. Setelah kuota tersebut terpenuhi, penjualan tiket akan kembali menggunakan tarif normal.

Di sisi lain, perseroan mencatat penjualan tiket hingga pertengahan Ramadan 2026 menunjukkan tren yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Baru setelah nanti habis, baru membeli tiket normal. Makanya cepetan (beli tiket PELNI),” sebut Tri Andayani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.