Akurat
Pemprov Sumsel

Stok Beras Nasional Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 7 Maret 2026, 11:41 WIB
Stok Beras Nasional Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga
Stok beras nasional aman menurut Bulog

AKURAT.CO Perum BULOG memastikan bahwa stok beras yang dikelola sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.

Meskipun, situasi dunia yang tengah menghadapi dinamika geopolitik global serta potensi dampak fenomena El Nino pada tahun 2026. Direktur Operasi Perum BULOG, Andi Afdal menegaskan bahwa BULOG terus memastikan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah berjalan optimal untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

“BULOG memastikan bahwa stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Stok ini juga siap digunakan untuk berbagai kebutuhan intervensi pemerintah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat,” kata Andi dalam keterangannya dikutip, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga: Ekspor 2.280 Ton Beras Haji 2026 Jadi Strategi Baru Bulog Perkuat Diplomasi Pangan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BULOG terus memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui penyerapan produksi dalam negeri serta pengelolaan distribusi yang terencana, sehingga cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perum BULOG, kondisi pasokan pangan nasional diyakini tetap terjaga sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

Cadangan Beras Cukup Hingga 324 Hari

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah memastikan kondisi ketahanan pangan Indonesia, khususnya stok beras nasional, berada dalam kondisi aman untuk hampir satu tahun ke depan. 

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa, ketersediaan beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 324 hari atau sekitar 10,8 bulan ke depan.

Data terbaru per Maret 2026 menunjukkan bahwa stok beras nasional mencapai 27,99 juta ton, jauh di atas rata-rata kebutuhan konsumsi nasional yang berada di kisaran 2,59 juta ton per bulan. 

Dengan tingkat produksi beras yang mampu mencapai hingga 5,7 juta ton per bulan, pemerintah menilai pasokan pangan domestik tetap kuat meskipun dunia tengah menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ancaman perubahan iklim seperti El Nino.

Amran menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan nasional dalam waktu dekat.

“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.