Akurat
Pemprov Sumsel

Jelang Lebaran 2026, Bulog-Polri Hadirkan Gerakan Pangan Murah untuk Masyarakat

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 14 Maret 2026, 12:56 WIB
Jelang Lebaran 2026, Bulog-Polri Hadirkan Gerakan Pangan Murah untuk Masyarakat
Bulog-Polri gelar gerakan pangan murah

AKURAT.CO Perum Bulog bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri dan BULOG jelang hari raya Idul Fitri 2026.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa kolaborasi antara Bulog dan Polri merupakan langkah nyata untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sinergi antara Bulog dan Polri melalui Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya bersama untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat,” kata Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga: Stok Beras Nasional Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Wakapolri melakukan dialog interaktif secara daring dengan Polda jajaran melalui Zoom Meeting untuk memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah. 

Setelah itu, Wakapolri bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke tenda pelaksanaan Gerakan Pangan Murah guna melihat distribusi bahan pangan kepada masyarakat.

Gerakan Pangan Murah ini menargetkan penerima manfaat dari buruh, pengemudi ojek online dan masyarakat umum lainnya. 

Adapun komoditas pangan yang disediakan antara lain: Beras SPHP sebanyak dengan harga Rp11.000/kg (maksimal pembelian 2 kemasan @5 kg per orang), Gula pasir dengan harga Rp17.000/kg, Minyak goreng  dengan harga Rp15.000/liter dan Tepung terigu dengan harga Rp11.500/kg.

Sementara itu, Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri mendukung penuh upaya stabilisasi pangan melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Dedy.

Adapun, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi kedua institusi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memberikan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat jelang Lebaran 2026.

Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang melibatkan 36 Polda dan 510 Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Secara nasional, kegiatan ini diperkirakan menjangkau sekitar 295 ribu penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.