Arus Balik Libur Paskah, Lalu Lintas ke Jabodetabek Naik 13,1 Persen

AKURAT.CO Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas arus Libur Panjang Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) menuju Jabodetabek dan Jawa Barat.
Peningkatan terpantau terjadi dari berbagai arah, baik dari Cikampek, Puncak Bogor, maupun Rancaekek, Jawa Barat.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati mengimbau pengguna jalan yang baru akan kembali pada hari terakhir periode Libur yaitu Minggu, 5 April 2026 agar mengatur waktu perjalanan dan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan sebelum memulai perjalanan.
Baca Juga: Update Arus Balik Lebaran 2026, Lonjakan Lalu LIntas di Jabodetabek
"Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan. jangan terburu-buru, mari sama-sama prioritaskan keselamatan sesama pengguna jalan," kata Widiyatmiko, Minggu (5/4/2026).
Adapun, terdapat sebanyak 119.809 kendaraan atau meningkat 13,10% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 105.933 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek melalui tiga Gerbang Tol (GT)
Untuk GT Halim, Volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 61.573 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 4,35 % terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 59.005 kendaraan.
Kemudian, volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 11.985 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 43,50% terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 8.352 kendaraan.
“Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 46.251 kendaraan, jumlah ini naik sebanyak 19,90% terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 38.576 kendaraan,” ujar Widiyatmiko.
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terjadi peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta, tercatat total sebanyak 68.662 kendaraan melintas, atau naik sebesar 9,81% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 62.527 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 74.680 kendaraan melintas, atau lebih rendah 2,04% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 76.239 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol yaitu Cileunyi dan Pasteur.
Terpantau sebanyak 36.629 kendaraan melaju menuju Jakarta atau Bandung dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 19,68% dari lalin normal yaitu sebanyak 30.607 kendaraan.
Sedangkan Volume lalu lintas transaksi yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 38.783 kendaraan atau naik sebesar 0,54% dibanding lalu lintas normal sebanyak 38.573 kendaraan.
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 32.033 kendaraan atau naik sebesar 0,35% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.920 kendaraan.
Lalu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (keluar) menuju Bandung tercatat 35.897 kendaraan atau lebih rendah 4,70% dari lalin normal sebanyak 37.666 kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










