Maruarar: Negara Tak Boleh Kalah soal Lahan KAI di Tanah Abang

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan bakal mengamankan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan Tanah Abang.
Adapun terdapat tiga lahan KAI di kawasan Tanah Abang yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, namun saat ini masih dikuasai pihak ketiga.
“Tadi saya mendapatkan informasi dari Dirut Kereta Api dan juga dari Pak Dony, ada lahan kereta api yang sudah berkekuatan hukum tetap, tetapi masih dikuasai oleh pihak ketiga di Tanah Abang,” kata Maruarar di kawasan Parkir Kemukus Stasiun Jakatra Kota, Minggu (5/4/2025).
Baca Juga: Rusun Senen Mulai Dibangun Mei 2026, Relokasi Warga Dipercepat
Maruarar menyebut, pihaknya akan langsung menuju Tanah Abang untuk melihat kondisi lahan tersebut secara langsung.
Menurut Maruarar, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program prioritas pemerintah, yakni pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat.
“Habis ini (dari Jakarta Kota), kita mau lihat sana. Ya, negara harus hadir dan ini buat kepentingan rakyat untuk program 3 juta rumah,” ujarnya.
Maruarar juga meminta agar dasar hukum kepemilikan lahan tersebut dibuka kepada publik, termasuk dokumen yang menunjukkan status lahan sebagai milik negara dan telah memiliki putusan hukum berkekuatan tetap.
Dirinya menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dalam upaya mengamankan aset yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
"Dan saya tegaskan, negara tidak boleh kalah terhadap siapapun. Apalagi sudah punya kekuatan hukum yang tetap, apalagi ini digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tutur Maruarar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









