Akurat
Pemprov Sumsel

KAI Pastikan Pasokan Batu Bara untuk Listrik Wilayah Jawa dan Bali Tetap Aman

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 9 April 2026, 08:30 WIB
KAI Pastikan Pasokan Batu Bara untuk Listrik Wilayah Jawa dan Bali Tetap Aman
Ilustrasi Kereta Api Indonesia (KAI)

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan batu bara sepanjang Maret 2026 mencapai 4.634.929 ton. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.436.996 ton.

Kinerja tersebut mempertegas posisi KAI sebagai tulang punggung distribusi logistik berbasis rel, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan, secara kumulatif selama triwulan I 2026, KAI telah mengangkut 12.075.002 ton batu bara.

Baca Juga: PT KAI Buka Rekrutmen Besar-besaran, Lulusan SMA hingga S1 Siap-siap Melamar

“Volume ini mencerminkan kesinambungan layanan logistik yang terkelola dengan baik, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan distribusi energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik nasional,” kata Anne dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026) malam.

Anne menambahkan distribusi batu bara melalui kereta api memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan energi, terutama untuk pembangkit listrik yang menyuplai kebutuhan rumah tangga, layanan kesehatan, pendidikan hingga kegiatan ekonomi.

“Kereta api menjadi penghubung penting dalam rantai pasok energi nasional. Setiap perjalanan angkutan batu bara berkontribusi langsung dalam memastikan listrik tetap mengalir, mendukung aktivitas masyarakat dari skala rumah tangga hingga industri,” tambahnya.

Momentum Angkutan Lebaran 2026 turut menjadi gambaran bagaimana peran tersebut berjalan secara konsisten. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi batu bara tetap berlangsung optimal, memastikan sistem kelistrikan di Jawa dan Bali tetap terjaga.

KAI terus mengedepankan keandalan operasional, ketepatan waktu, serta kapasitas angkut yang terukur dalam mendukung distribusi batu bara.

Baca Juga: Prabowo Langsung Instruksikan Pembangunan Hunian Layak Usai Temui Warga di Pinggir Rel Kereta Senen

Dengan karakteristik angkutan massal berbasis rel, kereta api menghadirkan efisiensi logistik sekaligus menjaga keberlanjutan distribusi dalam jangka panjang.

“Di balik setiap perjalanan kereta angkutan batu bara, ada jutaan aktivitas yang tetap berjalan. Lampu di rumah tetap menyala, layanan di rumah sakit terus beroperasi, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, dan roda ekonomi tetap bergerak,” tutur Anne.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.