SKK Migas Ungkap 2 Fasilitas LPG Akan Beroperasi Bulan Ini

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan akan ada peresmian sejumlah fasilitas produksi LPG domestik pada April 2026.
Adapun, fasilitas LPG ini akan memberikan tambahan kapasitas sekitar 200 metrik ton per hari.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan pada bulan ini pihaknya memprioritaskan pengoperasian Pabrik LPG Cilamaya yang memiliki kapasitas produksi 163 metrik ton per hari LPG dan 1.891 barel kondensat per hari (BOPD).
Baca Juga: Ketergantungan Impor LPG Naik, Stok Rumah Tangga Diprioritaskan
Selain itu, pemerintah juga akan meresmikan pabrik LPG dan mini LNG yang menambah kapasitas sebesar 30 metrik ton per hari LPG serta produksi kondensat 348 BOPD.
"Yang bulan April itu 163 ditambah 30, kira-kira lebih kurang 200 metrik ton per hari Pak, ini April ini bisa diresmikan," kata Djoko saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI dikutip, Kamis (9/4/2026).
Selain peresmian fasilitas baru, SKK Migas juga terus mendorong pembangunan infrastruktur LPG strategis di sejumlah wilayah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Pada tahun ini, pemerintah memulai pembangunan LPG Plant Jambi Merang yang diproyeksikan menambah pasokan sebesar 320 metrik ton per hari LPG serta 3.700 BOPD kondensat.
Pemerintah, kata Djoko juga akan membangun LPG Plant Senoro dengan kapasitas 54 metrik ton per hari dan dijadwalkan mulai konstruksi pada Mei 2026.
Lebih lanjut, Djoko mengungkapkan bahwa pemerintah Jepang melalui Inpex telah menyatakan komitmen untuk menambah pasokan LPG bagi Indonesia dari fasilitas produksinya di Australia.
"Kemudian kami mendampingi Bapak Menteri (ESDM) menerima duta besar Jepang, bahwa Jepang berkomitmen untuk menambah suplai LPG kita yang diproduksi oleh Inpex di Australia,” tutur Djoko.
5 Proyek LPG Tengah Berjalan
1. LPG Plant Cilamaya — PT Energi Nusantara Perkasa
Forecast Produksi: 163 metrik ton per hari (± 1.891 BOPD)
Target Onstream: Akhir April 2026
Status: Testing fasilitas feed gas line, lean gas line, dan flare system selesai. Penyelesaian instalasi area proses LPG Pembangunan jalur pipa produk Terminal unloading LPG kondensat.
2. LPG Plant Tuban — PT Sumber Aneka Gas
Forecast Produksi: 30 metrik ton per hari (± 348 BOPD)
Target Onstream: Akhir April 2026
Status: Sedang tahap commissioning fasilitas
3. LPG Plant Jambi Merang
Forecast Produksi: 320 metrik ton per hari (± 3.712 BOPD)
Target Onstream: Q2 2027
Status: Penunjukan pemenang tender selesai (PT WIN). Proses evaluasi akuisisi kilang eksisting
4. LPG Plant Senoro
Forecast Produksi: 54 metrik ton per hari (± 626 BOPD)
Target Onstream: 2027
Status: Pembangunan Flare Gas Recovery (onstream Q2 2026). Evaluasi relokasi kilang eksisting
5. Potensi LPG Plant Jawa Timur — PT ARSynergy
Forecast Produksi: 50 metrik ton per hari (± 580 BOPD)
Target Onstream: 2027
Status: Evaluasi skema pembangunan. Proses komersialisasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










