KAI Angkut 162.261 Ton Komoditas Perkebunan pada Kuartal I-2026

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan komoditas perkebunan mencapai 162.261 ton selama kuartal I-2026. Adapun, angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 156.100 ton.
Pergerakan ini menunjukkan distribusi hasil perkebunan tetap terjaga di berbagai wilayah. Kereta api memberikan kepastian waktu tempuh dengan kapasitas angkut yang besar, sehingga komoditas dari daerah perkebunan dapat tersalurkan ke pabrik pengolahan lebih lancar.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa layanan logistik kereta api memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional, khususnya pada sektor perkebunan.
Baca Juga: KAI Commuter Tutup Sementara Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor, Ubah Jadwal KRL
“Distribusi hasil perkebunan melalui kereta api membantu menjaga kesinambungan pasokan bahan baku dari hulu ke hilir. Dengan kapasitas angkut yang besar dan waktu tempuh yang lebih pasti, pergerakan komoditas dapat berjalan lebih efisien,” kata Anne, Rabu (15/4/2026).
Pemanfaatan CPO semakin strategis seiring pengembangan bahan bakar minyak (BBM) berbasis campuran nabati di Indonesia. Kelapa sawit menjadi salah satu komponen dalam campuran tersebut, yang mendukung penggunaan energi terbarukan yang terus dikembangkan.
Melalui angkutan logistik berbasis rel, bahan baku seperti CPO dapat berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Perjalanan ini membantu industri tetap berjalan sekaligus menjaga ketersediaan energi dari bahan baku dalam negeri.
“Kami memastikan setiap perjalanan logistik berlangsung aman dan tepat waktu. Dari satu perjalanan ke perjalanan berikutnya, peran ini ikut menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan dan bertumbuh,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









