54 Tahun Bluebird, Konsisten Jaga Layanan dan Kepercayaan

AKURAT.CO Perjalanan panjang Bluebird Group memasuki usia ke-54 tahun menjadi cerminan transformasi industri mobilitas di Indonesia.
Berawal dari hanya 25 unit armada pada 1972, perusahaan transportasi tersebut kini mengoperasikan lebih dari 26 ribu armada yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Selama lebih dari lima dekade, Bluebird tumbuh tidak hanya sebagai layanan transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian masyarakat, mulai dari aktivitas rutin hingga momen penting lintas generasi.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, mengatakan konsistensi menjadi fondasi utama perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
“Selama 54 tahun, kami belajar bahwa kepercayaan dibangun melalui konsistensi dalam setiap perjalanan,” ujar Adrianto dalam keterangannya.
Menurutnya, komitmen tersebut terus dijaga melalui berbagai aspek, mulai dari pelatihan pengemudi, standar operasional, hingga pemanfaatan teknologi untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
Dalam momentum ulang tahun ke-54 ini, Bluebird juga memberikan penghargaan Satya Lencana kepada lebih dari 1.000 karyawan dan mitra pengemudi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada insan Bluebird dengan masa kerja 8, 16, 24, hingga 32 tahun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme mereka.
Baca Juga: Bluebird Cetak Pendapatan Tertinggi Rp5,7 Triliun pada 2025
Salah satu penerima penghargaan, Sumarmono, pengemudi dengan masa kerja 24 tahun, mengaku merasakan kuatnya budaya kekeluargaan selama bekerja di Bluebird.
“Bahkan di masa sulit seperti pandemi, perusahaan tetap berupaya memikirkan kami sebagai bagian dari keluarga besar,” kata Sumarmono.
Ia juga menyebut dukungan perusahaan dirasakan secara nyata, mulai dari program beasiswa pendidikan anak hingga kesempatan menjalankan ibadah umrah.
Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat, Bluebird terus memperluas layanan melalui ekosistem mobilitas terintegrasi.
Layanan tersebut mencakup taksi Bluebird dan Silverbird, layanan pengiriman Bluebird Kirim, penyewaan kendaraan Goldenbird, bus Bigbird, shuttle Cititrans, hingga layanan jual beli mobil bekas BirdMobil.
Kemudahan akses layanan juga diperkuat melalui berbagai kanal pemesanan, mulai dari pangkalan, call center, aplikasi MyBluebird, hingga kemitraan dengan platform digital.
Selain pembayaran tunai, Bluebird kini menyediakan berbagai opsi transaksi non-tunai seperti QRIS, kartu kredit, dan dompet digital.
Hadirkan Promo Spesial
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-54, Bluebird menghadirkan sejumlah promo bagi pelanggan.
Melalui aplikasi MyBluebird, pelanggan dapat menikmati diskon hingga 54 persen untuk layanan Bluebird, potongan harga hingga Rp54 ribu untuk Silverbird, hingga promo Bluebird Kirim.
Sementara itu, layanan Cititrans menghadirkan diskon hingga Rp30 ribu, sedangkan Goldenbird menawarkan layanan airport transfer dan sewa mobil mulai Rp250 ribu.
Bluebird menilai berbagai program tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh selama lebih dari lima dekade perjalanan perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









