Akurat Logo

Kemenperin Gandeng MR.DIY Perluas Pasar Produk IKM Nasional

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 23 Mei 2026, 11:34 WIB
Kemenperin Gandeng MR.DIY Perluas Pasar Produk IKM Nasional
Manajemen MR.DIY meneken kerja sama perluasan pasar produk IKM bersama jajaran Kemenperin

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional melalui perluasan akses pasar dan penguatan kemitraan dengan sektor ritel modern.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY).

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Baca Juga: Laba Bersih MR.DIY Tumbuh 205,6 Persen di 2024, Tembus Rp1,1 Triliun

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan ekosistem pemasaran yang lebih kuat agar produk IKM Indonesia semakin kompetitif, memiliki akses distribusi yang lebih luas, dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar,” kata Agus dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Agus menegaskan, sektor industri manufaktur nasional masih menunjukkan kinerja yang solid di tengah dinamika ekonomi global. Pada kuartal I-2026, industri pengolahan tumbuh sebesar 5,04% dan memberikan kontribusi sebesar 19,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur tetap menjadi penopang utama perekonomian nasional,” tambahnya.

Selain itu, tingkat optimisme pelaku usaha industri juga masih terjaga. Hal ini tercermin dari capaian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) April 2026 yang berada pada level ekspansif sebesar 51,75.

Menurut Agus, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor industri nasional tetap memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang baik di tengah tantangan global, termasuk tekanan geopolitik dan krisis energi dunia yang memengaruhi biaya logistik dan bahan baku.

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya memperkuat pasar domestik dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri sebagai fondasi utama memperkuat daya saing industri nasional, khususnya sektor IKM,” tutur Agus.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita bersama Direktur PT Daya Intiguna Yasa Tbk, Rika Juniaty Tanzil.

Kerja sama yang berlaku selama dua tahun tersebut mencakup berbagai ruang lingkup, mulai dari pertukaran data dan informasi, fasilitasi promosi dan perluasan pasar, pengembangan jejaring kemitraan, hingga bimbingan teknis dan pendampingan pemasaran produk IKM.

Adapun komoditas yang masuk dalam ruang lingkup kerja sama meliputi perlengkapan rumah tangga, elektronik, alat tulis kantor, alat olahraga, aksesoris kendaraan, kerajinan, perkakas, mainan, perhiasan, kosmetik, hingga perlengkapan komputer dan telepon seluler.

Reni menyampaikan, IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah. Berdasarkan data BPS tahun 2025, jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,43 juta unit usaha atau sekitar 99,79% dari total industri nasional.

“Pada kuartal I-2026, IKM memberikan kontribusi sebesar 21,71 persen terhadap output industri nasional dan menyerap lebih dari 13 juta tenaga kerja. Artinya, penguatan IKM sama dengan memperkuat fondasi ekonomi bangsa,” ujarnya.

Menurut Reni, implementasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) perlu terus diperluas tidak hanya melalui pengadaan pemerintah, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk lokal.

“Program P3DN dapat menjadi penggerak nasionalisme ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing produk IKM Indonesia, baik di pasar domestik maupun global,” imbuhnya.

Reni berharap semakin banyak produk IKM binaan Kemenperin yang mampu masuk ke rantai pasok MR.DIY dengan kualitas yang kompetitif, inovatif, dan sesuai kebutuhan konsumen.

“Kehadiran MR.DIY sebagai mitra ritel modern nasional menjadi peluang besar bagi IKM untuk memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk lokal,” pungkas Reni.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.