PLN EPI Gandeng BWI Pasok Biomassa Sekam untuk PLTU Indramayu

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) terkait jual beli biomassa pellet sekam padi untuk kebutuhan cofiring PT PLN Nusantara Power UP PLTU Indramayu.
Dalam kerja sama tersebut, PLN EPI bertindak atas nama PT PLN Nusantara Power sebagai pengguna akhir biomassa di pembangkit.
Direktur Biomassa PT PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemanfaatan biomassa berbasis limbah pertanian di daerah.
Baca Juga: PLN EPI Kantongi Pasokan LNG 48,5 Juta Ton hingga 2047
“Ini tentu atas kerja sama mitra. Kami ingin PT BWI tetap menjadi partner strategis kami. Kita harus terus berkolaborasi meningkatkan kualitas karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” kata Hokkop dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Hokkop menambahkan, performa dan kapasitas produksi biomassa dari sekam padi masih sangat mungkin ditingkatkan. Bahkan, menurutnya, target produksi hingga 3.200 sampai 3.300 ton bukan sesuatu yang sulit dicapai.
“Untuk menyentuh angka 3.200 sampai 3.300 sebenarnya sangat mungkin. Tinggal bagaimana penyesuaian teknis di tim produksi dan operasional,” tambahnya.
Hokkop menegaskan, PLN EPI ingin kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan kontrak, tetapi terus berkembang melalui peningkatan volume pasokan.
Ia juga mengapresiasi langkah PT BWI yang dinilai berhasil mengembangkan potensi sekam padi menjadi biomassa bernilai ekonomi tinggi.
Menurut Hokkop, kerja sama ini menjadi tindak lanjut konkret setelah sebelumnya PLN EPI menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait pengembangan biomassa dan ekonomi sirkular daerah.
Baca Juga: PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas Nasional untuk Transisi Energi
Kabupaten Indramayu merupakan salah satu lumbung padi nasional memiliki potensi besar limbah sekam yang dapat dioptimalkan menjadi pellet biomassa berkualitas tinggi.
Sementara itu, Direktur Utama PT BWI Robani Hendra Permana mengatakan pihaknya serius mengembangkan bisnis biomassa karena melihat besarnya potensi limbah sekam padi di Indramayu.
“Kami serius ingin menjadi salah satu pemain biomassa di Indonesia. Indramayu memiliki luas sawah sekitar 127 ribu hektare dengan produksi gabah mencapai 1,6 juta ton per tahun,” ujar Robani
Dari jumlah tersebut, kata dia, potensi sekam padi di Indramayu diperkirakan mencapai sekitar 300 ribu ton per tahun. Namun demikian, ia mengakui tantangan utama terletak pada proses pengumpulan sekam yang tersebar di 31 kecamatan.
“Tantangannya bagaimana mengumpulkan sekam-sekam yang tersebar luas. Semakin jauh jaraknya dengan pabrik, tentu membutuhkan biaya yang semakin besar,” kata Robani
Untuk mendukung pengembangan biomassa, PT BWI telah berinvestasi pada tiga mesin produksi dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton per bulan.
Saat ini, produksi PT BWI masih berada di kisaran 1.500 ton per bulan atau sekitar 50 persen dari kapasitas terpasang. Namun, perusahaan siap meningkatkan produksi apabila kebutuhan pasokan biomassa bertambah.
Ia menambahkan, pengembangan biomassa tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Produksi 1.000 sampai 1.500 ton saja sudah melibatkan sekitar 60 orang mulai dari pengumpul, pengangkut hingga produksi. Kalau nanti kapasitas naik menjadi 3.000 sampai 4.000 ton per bulan, mungkin lebih dari 100 orang bisa terlibat,” ujar Robani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









