Akurat Logo

KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 9 Juni 2026, 18:06 WIB
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026
Layanan angkutan batu bara KAI

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah melayani 21.563.901 ton batu bara selama periode Januari hingga Mei 2026.

Khusus pada Mei 2026, volume batu bara yang dilayani mencapai 4.932.853 ton, menunjukkan tingginya kebutuhan distribusi komoditas tersebut melalui moda kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan bahwa angkutan batu bara merupakan salah satu layanan utama KAI yang berkontribusi terhadap kelancaran rantai pasok nasional.

Baca Juga: Cara Cek Dana PIP Sudah Cair atau Belum, Cukup Pakai NISN dan NIK

“Angkutan batu bara menjadi salah satu layanan strategis KAI dalam mendukung distribusi komoditas dalam volume besar. Kami terus menjaga keandalan operasional agar pengiriman dapat berjalan sesuai kebutuhan pelanggan,” kata Anne dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Mayoritas layanan angkutan batu bara KAI melayani wilayah Sumatera bagian selatan yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi batu bara terbesar di Indonesia.

Dukungan jaringan rel yang terintegrasi dengan kawasan industri dan pelabuhan memungkinkan proses distribusi komoditas berlangsung lebih lancar, terjadwal, dan efisien.

Menurut Anne, pertumbuhan kebutuhan logistik nasional memerlukan moda transportasi yang memiliki kapasitas, keandalan, dan efisiensi yang tinggi.

Oleh karena itu, KAI terus memperkuat layanan angkutan barang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya dukung sektor logistik nasional.

“Keunggulan transportasi rel terletak pada kapasitas dan konsistensi layanannya. KAI akan terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang,” ujar Anne.

KAI berkomitmen menjaga kualitas layanan angkutan batu bara melalui penguatan operasional, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis dan memperkuat konektivitas logistik nasional,” tambah Anne.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.