Kona Bay Indonesia Raih Sertifikasi AEO, Tegaskan Komitmen terhadap Standar Perdagangan Internasional

AKURAT.CO PT Kona Bay Indonesia (Kona Bay) resmi menerima sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Sertifikasi ini merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan standar kepatuhan, keamanan rantai pasok, dan tata kelola yang mendukung kelancaran perdagangan internasional.
Sertifikat AEO diserahkan dalam acara Penyerahan Sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Kantor Pusat DJBC, Jakarta.
Penerimaan sertifikat ini menjadi tonggak penting bagi Kona Bay dalam memperkuat implementasi praktik bisnis yang sesuai dengan standar internasional.
Authorized Economic Operator (AEO) merupakan program yang dikembangkan oleh World Customs Organization (WCO) dan diadopsi oleh berbagai administrasi kepabeanan di dunia.
Program ini memberikan pengakuan kepada pelaku usaha yang memenuhi standar tinggi dalam aspek kepatuhan, keamanan, dan pengelolaan rantai pasok internasional.
Untuk memperoleh sertifikasi AEO, perusahaan melalui serangkaian proses evaluasi yang mencakup kepatuhan terhadap peraturan kepabeanan, sistem pengendalian internal, keamanan rantai pasok, manajemen risiko, serta aspek tata kelola perusahaan lainnya.
Perolehan sertifikasi AEO merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Kona Bay. Pengakuan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan yang mengedepankan kepatuhan, keamanan, dan standar tata kelola yang baik.
"Kami meyakini bahwa kepercayaan merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Jonny Susanto, Direktur PT Kona Bay Indonesia.
Sebagai perusahaan yang beroperasi dalam industri akuakultur, Kona Bay terus berupaya menerapkan praktik operasional yang bertanggung jawab dan berstandar tinggi.
Sertifikasi AEO semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya rantai pasok yang aman, efisien, dan terpercaya.
Selain memberikan berbagai kemudahan dalam proses kepabeanan, status AEO juga mencerminkan tingkat kepercayaan yang diberikan oleh otoritas kepabeanan kepada perusahaan yang dinilai telah memenuhi standar keamanan dan kepatuhan yang ditetapkan.
Jonny menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh tim dalam membangun budaya kepatuhan dan perbaikan berkelanjutan di seluruh aspek operasional perusahaan.
“Ke depan, Kona Bay akan terus memperkuat sistem dan tata kelola perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi industri akuakultur sekaligus mendukung perdagangan internasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutur Jonny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 7Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 8Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 9Sempat Absen karena Sakit, Bos Maktour Penuhi Panggilan KPK
- 10Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Datang Bawa Buku dan Pulpen







