Wamen ATR Ajak Masyarakat Lestarikan Sungai demi Tata Ruang dan Ketahanan Wilayah dari Bencana

AKURAT.CO Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memuliakan sungai sebagai bagian penting dari kehidupan sekaligus penopang pembangunan nasional.
Ajakan tersebut disampaikan Ossy saat menghadiri Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" di Yayasan Pesantren Pengrajin Bambu, Cibinong, Kabupaten Bogor.
"Ayo sama-sama kita memuliakan sungai karena memuliakan sungai adalah memuliakan negara. Sungai merupakan akar peradaban dan juga sumber peradaban dari bangsa dan negara kita," kata Ossy dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).
Gerakan tersebut diawali dengan penelusuran Sungai Ciliwung yang dilanjutkan kegiatan pembersihan sampah di sepanjang bantaran dan aliran sungai. Kegiatan melibatkan komunitas lingkungan, relawan, generasi muda, pelaku UMKM, akademisi, hingga masyarakat sekitar.
Menurut Ossy, keberlanjutan sungai tidak hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap tata ruang, kualitas hidup masyarakat, serta ketahanan wilayah terhadap bencana.
"Gerakan ini menunjukkan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap semakin banyak pihak yang terlibat dan mengambil peran nyata karena keberhasilan memuliakan sungai hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong dan kolaborasi," ujarnya.
Data resmi menunjukkan isu sungai menjadi perhatian serius pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia memiliki lebih dari 5.900 daerah aliran sungai (DAS).
Namun sebagian di antaranya berada dalam kondisi kritis akibat alih fungsi lahan, pencemaran, dan aktivitas manusia yang tidak terkendali.
Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan banjir masih menjadi bencana paling sering terjadi di Indonesia setiap tahunnya.
Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah menjadi salah satu faktor yang memperparah risiko banjir di berbagai daerah.
Dalam konteks tata ruang, keberadaan sungai yang terjaga juga berperan penting dalam melindungi aset negara, infrastruktur publik, kawasan permukiman, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Kerusakan daerah aliran sungai berpotensi meningkatkan biaya penanganan bencana dan rehabilitasi infrastruktur yang nilainya mencapai triliunan rupiah setiap tahun.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pelestarian sungai membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
"Gerakan AYO Muliakan Sungai bukan hanya aksi bersih-bersih, tetapi gerakan bersama untuk menjaga sungai sebagai sumber kehidupan. Keberhasilannya memerlukan kolaborasi masyarakat, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah," kata AHY.
Sebagai informasi, Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai strategis yang melintasi wilayah Bogor hingga Jakarta dan selama bertahun-tahun menjadi fokus berbagai program normalisasi, restorasi, serta pengendalian banjir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 5Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 6Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 7Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 8Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 9Pramono Anung Resmikan Koridor Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Mangkrak Resmi Disingkirkan
- 10Halte Setiabudi Integritas Jadi Media Perkenalan Nilai-nilai Positif kepada Masyarakat




