Pemerintah Targetkan 80 Persen Masalah Sampah Tuntas pada 2029

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan 70-80% permasalahan sampah nasional dapat diselesaikan pada 2029.
Namun, target tersebut tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern, melainkan juga perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah tengah menjalankan reformasi besar pengelolaan sampah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan (PSE) atau Waste to Energy.
Di sisi lain, masyarakat didorong untuk mulai memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.
Baca Juga: Zulhas Minta Bulog Gelontorkan Jagung untuk Tekan Harga Pakan
"Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Jika pemerintah membangun teknologinya dan masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan produktif," kata Zulkifli Hasan dalam Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/6/2026).
Menurut Zulhas, reformasi pengelolaan sampah harus berjalan secara paralel antara pembangunan infrastruktur dan partisipasi masyarakat. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik memiliki nilai ekonomi melalui proses daur ulang.
"Pemerintah sedang melakukan reformasi besar pengelolaan sampah melalui pembangunan fasilitas Waste to Energy. Namun, itu tidak cukup. Reformasi ini harus berjalan paralel dengan gerakan masyarakat memilah sampah dari rumah," ujarnya.
Data nasional menunjukkan tantangan yang dihadapi masih sangat besar. Timbunan sampah Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 56,63 juta ton. Sebagian besar masih berakhir di tempat pembuangan akhir maupun lingkungan terbuka sehingga memicu berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan.
Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.
Regulasi tersebut menjadi dasar percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di berbagai daerah.
Pemerintah saat ini menyiapkan sekitar 30 lokasi PSE atau PSEL yang akan dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang. Lokasi tersebut difokuskan pada kawasan perkotaan dan aglomerasi yang menghasilkan sampah lebih dari 1.000 ton per hari.
Dalam waktu dekat, tiga proyek akan memasuki tahap groundbreaking. Sementara itu, 12 lokasi lainnya sedang diproses oleh Danantara Indonesia untuk memasuki tahap pemilihan mitra strategis dengan target mulai beroperasi pada 2028.
Zulhas juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dinilai menjadi salah satu daerah pelopor pemilahan sampah dari sumber dengan melibatkan RT, RW, hingga komunitas masyarakat.
Baca Juga: Zulhas Akui Distribusi Jadi Biang Mahalnya Minyakita di Timur
Target penyelesaian 70-80% persoalan sampah pada 2029 menjadi salah satu agenda penting pemerintah dalam menghadapi peningkatan volume sampah perkotaan.
Selain mengurangi tekanan terhadap tempat pembuangan akhir, pengembangan fasilitas Waste to Energy juga diharapkan dapat menghasilkan energi terbarukan sekaligus mendukung ekonomi sirkular nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 5Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 6Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 7Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 8Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 9Pramono Anung Resmikan Koridor Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Mangkrak Resmi Disingkirkan
- 10Halte Setiabudi Integritas Jadi Media Perkenalan Nilai-nilai Positif kepada Masyarakat









